Presiden Kuba Puji Iran Patahkan Blokade Laut AS Terhadap Venezuela
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel Puji Iran Patahkan Blokade Laut AS Terhadap Venezuela
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, TEHRAN - Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengatakan kedatangan tanker minyak Iran di Venezuela mematahkan blokade AS yang disebutnya tidak dapat diterima dan tindakan kriminal terhadap negara itu.
Pernyataan dan pujian Miguel Diaz itu disampaikan Senin (25/5/2020), dikutip kantor berita resmi Kuba, Prensa Latina. Kantor berita Iran, Fars News Agency mempublikasikannya, Selasa (26/5/2020) WIB.
Presiden Venezuela Nicolás Maduro telah menyampaikan terima kasih atas dukungan Iran.
Ia menekankan Caracas dan Teheran sama-sama menginginkan perdamaian, dan memiliki hak untuk melakukan perdagangan bebas.
Kapal tanker Fortune pertama sandar di pelabuhan dekat Caracas. Tanker itu mengangkut 43 juta liter bensin dari Iran.
Tanker minyak kedua Iran, Forest, tiba di zona ekonomi eksklusif Venezuela di tengah ancaman AS. Kapal perang Venezuela langsung mengawalnya.
Tiga tanker minyak lagi diperkirakan tiba di Venezuela dari Iran dalam beberapa hari ke depan. Kelima kapal itu membawa sekitar 1,53 juta barel bensin di antara mereka.
Iran sejak awal telah memperingatkan dampak dari potensi pencegatan kapal tanker Iran oleh militer AS.
• Tanker Iran Fortune Sukses Sandar di Pelabuhan Venezuela, Forest Menyusul Berikutnya
• Kapal Tanker Pertama Iran Tiba Selamat di Venezuela, Disambut Kapal Perang dan Pujian Dubes Iran
Sabtu lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan negaranya berhak mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya.
Ia memperingatkan jika tanker minyak negaranya di Karibia atau di mana pun di dunia mendapat masalah oleh Amerika, Teheran pasti akan membalas.
"Meskipun beberapa langkah AS telah menciptakan kondisi yang tidak dapat diterima di berbagai belahan dunia, kami tidak akan menjadi penggagas ketegangan dan bentrokan," kata Rouhani saat menerima panggilan telepon Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
Mengacu pada manuver militer AS di Karibia, Rouhani menegaskan, "Jika kapal tanker minyak kita menghadapi masalah di Laut Karibia atau di mana pun di dunia oleh orang Amerika, mereka akan menghadapi masalah secara timbal balik."
"Seperti sebelumnya, kami menekankan keamanan wilayah kami, terutama keamanan laut, dikelola oleh negara-negara regional dan kami selalu mengumumkan bahwa kami siap untuk bekerja sama dengan negara-negara tetangga."
Emir Qatar, pada bagiannya, menggarisbawahi keamanan regional harus dijaga oleh negara-negara di wilayah tersebut dan mereka harus bekerja sama satu sama lain untuk mengamankan jalur pelayaran di wilayah tersebut.
Hamad Al Thani juga menambahkan negaranya akan berusaha mengurangi ketegangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/presiden-kuba-puji-iran-patahkan-blokade-laut-as-terhadap-venezuela.jpg)