Wacana The New Normal Jadi Pertimbangan, Pertokoan Malioboro Mulai Buka Pekan Ini

Pertokoan di Malioboro berencana kembali buka mulai pekan ini. Wacana The New Normal menjadi salah satu pertimbangan

TRIBUNJOGJA/YOSEF LEON
Pedangan beristirahat menunggu pengunjung di areal pertokoan kawasan Malioboro belum lama ini. Wacana Pemda DIY untuk memberlakukan normal baru ditanggapi sejumlah pengusaha di Malioboro untuk kembali membuka usahanya meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah pertokoan di jantung Kota Yogyakarta yakni Malioboro tengah bersiap untuk kembali membuka usaha mereka pasca-Lebaran 2020 nanti.

Pengusaha menyebut, pandemi COVID-19 yang belum juga menyusut dan pertimbangan dampak yang ditimbulkan akibat penutupan toko selama ini menjadi alasan pembukaan kembali usaha mereka.

Selain itu, wacana pemerintah yang akan menerapkan aturan the new normal (normal baru) karena pertimbangan ekonomi COVID-19 juga memperkuat alasan pembukaan toko.

Komisi D Ingin Pemda DIY Contoh Klaten Dalam Penanganan COVID-19 serta Terapkan Sanksi Pelanggar

"Kemarin malam sewaktu malam takbiran Malioboro sudah kembali ramai dari yang sebelumnya sangat sepi, jadi ini juga menjadi pertimbangan kami untuk kembali membuka toko," kata salah satu anggota PPMAY, Karyanto Yudomulyono Senin (25/5).

Pemda DIY beberapa waktu lalu juga menyatakan tengah menyusun sejumlah ketentuan maupun fasilitas lainnya dalam menerapkan aturan the new normal bagi industri pariwisata setempat.

Pemda mengklaim, the new normal pada dunia pariwisata akan tetap mengikuti ketentuan maupun protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah, sehingga sedikit mungkin akan berusaha untuk menambah penyebaran COVID-19.

Karyanto menyatakan, pihaknya akan mengikuti aturan yang bakal diterapkan pada kondisi the new normal nanti. Direncanakan pula, Juni mendatang perlahan-lahan sejumlah toko akan mulai membuka usaha mereka.

Gugus Tugas DIY Tak Sepakat Ada Sanksi bagi Warga yang Melanggar Protokol COVID-19, Ini Alasannya

"Sudah hampir sekira dua bulan ya toko-toko tutup, dampaknya ya sangat signifikan. Tapi perlahan-lahan dari aturan pemerintah kita akan coba mulai buka kembali pada Juni nanti," ujarnya.

Dia menyebut, dari sekitar 220 toko yang tergabung dalam PPMAY beberapa toko juga mulai akan kembali membuka usaha mereka pada pekan ini mengingat masih dalam suasana lebaran.

"Rencana Selasa mau buka sebagian, karena kita lihat pengunjung juga sudah agak mulai berdatangan dan lalu lintas juga sudah lumayan normal," imbuhnya.

(*/jsf/ Tribunjogja.com )

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved