Kulon Progo
Beginilah Suasana Idulfitri Hari ke-2 di Satu Area di Kulon Progo
Jalan Sentolo-Muntilan yang merupakan salah satu poros di Kulon Progo yang menghubungkan atara tiga Kapanewon yakni Kalibawang, Nanggulan dan Sentolo
Penulis: Andreas Desca | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Suasana Idul Fitri 1441 H di Kulon Progo yang kali ini memasuki hari ke-2, Senin (25/5/2020) terlihat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Jalan Sentolo-Muntilan yang merupakan salah satu poros di Kulon Progo yang menghubungkan atara tiga Kapanewon yakni Kalibawang, Nanggulan dan Sentolo terlihat sepi.
Padahal tahun-tahun sebelumnya jalur ini selalu ramai dilalui masyarakat yang ingin melaksanakan kunjungan ataupun halal bihalal ke rumah kerabat maupun kolega.
Hal ini terjadi lantaran sejumlah wilayah di Kulon Progo tidak menerima kunjungan dari luar wilayah sebagai pencegahan penyebaran Pandemi Covid-19.
• Bupati Kulon Progo Apresiasi Masyarakat yang Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Salah satunya yakni di Dusun Semaken 1, Banjar Arum.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa saat ini di lingkungannya, halal bihalal Hanya dilaksanakan oleh warga lokal.
"Jika ada yang dari luar terpaksa kita tolak, kan untuk menjaga kesehatan bersama," ungkapnya.
Hal tersebut didukung dengan penutupan akses jalan masuk di sejumlah titik di Dusun tersebut.
• Sebagian Warga Kulon Progo Pilih Laksanakan Salat Idul Fitri di Rumah
Akses masuk difokuskan pada satu jalur untuk membatasi kunjungan dari warga di luar dusun.
Sementara itu, aktivitas masyarakat di Kapanewon Nanggulan dan Kalibawang terpantau normal.
Terlihat warga melakukan aktivitas layaknya hari-hari biasa alih-alih melakukan kunjungan seperti tahun-tahun sebelumnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jalur-sentolo-muntilan-yang-terpantau-sepi-di-hari-ke-2-idul-fitri-1441-h.jpg)