Cegah Penularan Virus Corona, Tim Gabungan Gelar Razia Masker di Srandakan
Cegah Penularan Virus Corona, Tim Gabungan Gelar Razia Masker di Srandakan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Satgas penanggulangan corona virus disease atau covid-19 salah satu dusun di Kecamatan Srandakan, dibantu Babinsa, Kepolisian sektor Srandakan dan petugas Linmas melaksanakan operasi masker, Minggu (17/5/2020).
Operasi tersebut, menyasar kepada seluruh pengguna jalan yang sedang melintas di Jalan Srandakan - Pantai Baru.
Kepada pengguna jalan, petugas mensosialisasikan mengenai pentingnya memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.
Terlebih, pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta telah mencanangkan gerakan memakai masker untuk memutus penularan virus SARS-coV-2 penyebab covid.
Agus Sriyono, salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Srandakan mengatakan, operasi masker dilakukan untuk membangun kesadaran masyarakat dan memutus penularan covid-19.
Apalagi di kecamatan Srandakan menurutnya cukup rawan, karena sempat ada seorang pasien reaktif dari klaster Indogrosir yang seharusnya menjalani isolasi mandiri namun justru keluyuran.
Belakangan diketahui, hasil swab pasien tersebut ternyata positif.
Akibatnya, banyak warga dari beberapa dusun di Kecamatan Srandakan terpaksa harus menjalani isolasi mandiri karena berstatus kontak erat tinggi.
Sehingga langkah dini menerapkan protokol kesehatan menurutnya harus ditegakkan agar virus tidak menyebar kemana-mana.
"Salah satunya, ya, kalau keluar rumah harus menggunakan masker," ucap dia.
• Bisnis Kue Kering Lebaran Ikut Terdampak Pandemi Virus Corona, Omset Turun 90 Persen
• Penyaluran Bantuan Sosial Pemda DIY di Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunungkidul
Operasi masker menyasar kepada seluruh pengguna jalan yang melintas.
Agus mengaku, pihaknya ingin memastikan semua pengguna jalan yang melintas di jalan Srandakan - pantai baru menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Bagi mereka yang kedapatan tidak mengenakan masker, maka diberi sosialisasi agar kedepan saat kembali keluar rumah ingat untuk memakai masker.
Selain menyasar bagi mereka yang tidak menggunakan masker, razia tersebut juga bertujuan untuk memantau warga yang berstatus kontak erat tinggi dan seharusnya menjalani isolasi, namun masih aktifitas keluar rumah.
"Kita ingin memastikan warga yang menjalani isolasi mandiri tetap berada di rumah. Tidak keluyuran di jalanan," kata dia.
Berdarsarkan update data gugus tugas percepatan penanganan penularan infeksi COVID-19 Kabupaten Bantul pertanggal 16 Mei 2020, sebaran kasus pasien terkonfirmasi positif di Kecamatan Srandakan berjumlah dua orang.
Satu pasien masih terhubung dalam klaster Indogrosir Sleman dan satu lain, riwayatnya masih dalam penelusuran. (Tribunjogja/Ahmad Syarifudin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/cegah-penularan-virus-corona-tim-gabungan-gelar-razia-masker-di-srandakan.jpg)