Update Corona di DI Yogyakarta
Ribuan Calon Jemaah Haji DIY Harus Bersabar hingga 20 Mei Terkait Kejelasan Pemberangkatan
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) DIY sudah menyiapkan opsi terkait pelaksanaan ibadah haji 1441 H atau 2020 kali ini.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) DIY sudah menyiapkan opsi terkait pelaksanaan ibadah haji 1441 H atau 2020 kali ini.
Opsi tersebut telah disesuaikan dengan Kemenag Pusat tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji di tengah pandemi Covid-19.
Namun, hingga saat ini kejelasan terkait pelaksanaan ibadah haji itu pun masih belum disepakati, apakah tetap dilaksanakan atau bahkan dibatalkan.
Keputusan itu pun menunggu koordinasi antara pemerintah Indonesia dengan Saudi Arabia.
Meski belum ada jawaban, pemerintah Indonesia menargetkan kepastian jawaban dari Saudi Arabia hingga 20 Mei.
• Kanwil Kementerian Agama DIY Tetap Memantau Persiapan Haji 2020
Kabid Pelaksanaan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag DIY, Sigit Warsito mengatakan, untuk saat ini pelaksanaan haji tahun 2020 masih belum ada kejelasan.
Pihaknya masih menanti informasi dari kementerian pusat, serta kepastian dari pemerintah Saudi Arabia.
Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, saat ini Saudi Arabia sudah mulai melonggarkan pembatasan.
Namun, pemerintah Saudi juga akan berlakukan lockdown secara penuh pada 23 hingga 27 Mei atau setelah Ramadan berakhir.
Keputusan itu diumumkan Kementerian Dalam Negeri dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan Saudi Press Agency, Selasa (12/5/2020) lalu.
Meski berlakukan pelonggaran, pengecualian tempat juga masih tetap diberlakukan, diantaranya wilayah Makkah dan Madinah.
Dua tempat suci itu masih tetap dilakukan pembatasan sosial.
Jika kondisi tersebut terus berlangsung, pemerintah Indonesia harus menentukan beberapa opsi terkait pelaksanaan ibadah haji.
• Kabar Baik, Satu Pasien Covid-19 di Bantul Dinyatakan Sembuh
"Keputusan pelaksanaan haji masih menunggu tanggal 20 Mei nanti. Apa pun keputusan pemerintah Saudi harus disikapi," katanya, Kamis (14/5/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)