Terkait Wacana Pelonggaran PSBB, Doni Monardo : Tidak Boleh Kendor

Doni Monardo, memastikan tak ada pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bila kurva penambahan kasus harian belum menurun

Tayang:
Editor: Muhammad Fatoni
istimewa
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo 

TRIBUNJOGJA.COM - Beberapa waktu terakhir, sempat santer munculnya wacana dari pemerintah untuk melakukan pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tengah pandemi virus corona.

Namun wacana tersebut langsung menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Terlebih, saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona di Indonesia masih terbilang tinggi dan terus meningkat setiap harinya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, memastikan tak ada pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bila kurva penambahan kasus harian di suatu daerah belum menurun.

Akhir Pandemi Covid-19 Tak Bisa Diprediksi, Masyarakat Harus Terbiasa dengan Fase New Normal

Diwarnai Isak Tangis, Viral Video Warga Sambut Pasien COVID-19 Asal Gunungkidul, Dinyatakan Sembuh

Ia memastikan pelonggaran PSBB akan mempertimbangkan faktor epidemologi seperti laju kurva penambahan kasus harian.

"Kalau daerah belum menunjukkan kurva menurun apalagi kurva melandai, maka tidak mungkin daerah itu diberikan kesempatan untuk lakukan pelonggaran. Artinya apa? Statusnya masih tetap tidak boleh kendor, justru harus meningkat kembali," kata Doni melalui video conference, Selasa (12/5/2020).

Selain itu pemerintah juga melihat tingkat kepatuhan masyarakat sebagai bahan pertimbangan untuk melonggarkan PSBB.

Semakin rendah tingkat kepatuhan masyarakatnya, semakin kecil pula kemungkinan pelomggaran PSBB di suatu daerah.

Karenanya, Doni mengatakan, pemerintah melalui Gugus Tugas akan melihat kurva penambahan kasus harian dipadukan dengan tingkat kepatuhan masyarakat untuk menyetujui pelonggaran PSBB.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA )

Doni pun menambahkan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga harus sinkron ketika nantinya memutuskan pelonggaran PSBB.

"Ini penting sekali. Jangan sampai nanti diberikan pelonggaran ternyata ada penolakan. Demikian juga mungkin dari daerah memutuskan untuk minta pelonggaran atas inisiatif sendiri, ternyata pusat melihat belum waktunya. Jadi koordinasi pusat daerah ini jadi prioritas kami," lanjut Doni.

Update Kasus Covid-19 di Indonesia

Berdasarkan data terkini pada Selasa (12/5/2020) yang disampaikan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, kasus terkonfirmasi positif virus corona hari ini mengalami penambahan sebanyak 484 pasien. 

Dengan demikian, hingga Selasa (12/5/2020) sore ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif virus corona telah mencapai angka 14.749 orang. 

Pemerintah menyatakan bahwa masih ada penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 bertambah.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta pada Selasa sore. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (DOK.BNPB)

Data dalam periode yang sama menunjukkan bahwa ada penambahan 182 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Hingga kini total ada 3.063 pasien yang dinyatakan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan.

Namun, Yuri juga mengungkapkan kabar duka dengan masih adanya pasien yang meninggal setelah dinyatakan positif virus corona.

Ratusan Pengunjung Indogrosir Jalani Rapid Test di GOR Pangukan Sleman, Ini Hasilnya

Kasus Positif Covid-19 di DIY Bertambah 10 Orang, Ini Rincian Penambahan dan Riwayat Penularannya

Ada penambahan 16 pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal hingga sore ini.

Dengan demikian, hingga saat ini total sudah ada 1.007 pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.  (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Doni Monardo: Jika Kurva Tak Menurun, Tak Mungkin PSBB Dilonggarkan"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved