Sleman

Pemkab Sleman Akan Jemput Bola Bagi Pengunjung Indogrosir yang Reaktif Setelah Rapid Test

Pemerintah Kabupaten Sleman lakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) massal bagi 1.422 warga Sleman yang berbelanja di Indogrosir dalam periode 19 April hi

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman lakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) massal bagi 1.422 warga Sleman yang berbelanja di Indogrosir dalam periode 19 April hingga 4 Mei 2020.

RDT dilakukan di Gedung Olahraga (GOR) Pangukan, Tridadi, Sleman pada Selasa hingga Kamis 12-14 Mei 2020. Di hari pertama dilakukan rapid test kepada 500 orang.

Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Maka dari itu, bagi mereka yang mendapatkan hasil reakfit, akan langsung dibawa ke shelter asrama haji.

"Tim gugus tugas akan melakukan jemput bola ke alamat masing-masing untuk kemudian di bawa ke asrama haji," ujarnya.

Bantuan Sosial Tunai dari Pemda DIY Diupayakan Cair Pekan Ini

Karantina akan dilakukan di bawah kendali Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman.

Petugas akan terus melakukan monitoring bagi mereka yang kedapatan reaktif, sembari menunggu hasil swab.

Jika hasil swab dinyatakan positif, maka mereka akan langsung dirujuk ke rumah sakit.

Sebaliknya jika dinyatakan negatif, akan tetap menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan bahwa pendaftaraan RDT massal dilakukan secara daring melalui laman rdt.slemankab.go.id.

Halaman
12
Penulis: Santo Ari
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved