Wabah Corona

Dua Pegawai Asal Kulon Progo yang Bekerja di Pusat Perbelanjaan di Sleman Jadi PDP COVID-19

Dua Pemuda asal Kulon Progo yang berkerja sebagai Karyawan sebuah pusat perbelanjaan di Sleman menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 setelah

Penulis: Andreas Desca | Editor: Ari Nugroho
Istimewa
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami, Rabu (6/5/2020) 

Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dua Pemuda asal Kulon Progo yang berkerja sebagai Karyawan sebuah pusat perbelanjaan di Sleman menjadi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 setelah hasil rapid test yang mereka jalani di Kabupaten Sleman menunjukkan hasil reaktif.

Penetapan status mereka berdua ini dibenarkan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami, Rabu (6/5/2020).

Menurut informasi yang diberikan olehnya, kedua pemuda tersebut berasal dari Kapanewon Panjatan dan Kalibawang.

"Yang Kalibawang itu berusia 38 tahun dan yang Panjatan itu berusia 24 tahun," ujarnya.

Dua Warga Kota Yogyakarta yang Bekerja di Supermarket Sleman Berstatus PDP

Lanjutnya, pada Selasa (5/5/2020) malam, kedua pemuda tersebut dijemput oleh petugas kesehatan dari masing-masing Puskesmas setelah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Sleman dan dinyatakan bahwa benar kedua pemuda tersebut memang warga Kulon Progo.

"Mereka Lalu dibawa ke RSUD Wates, kebetulan prosesnya dapat berlangsung dengan cepat dan kamar isolasi pun tersedia. Sementara itu bagi keluarga inti Juga diberikan edukasi terkait penanganan Covid-19," katanya.

Selain itu, Budi juga menyampaikan bahwa kondisi Kedua pemuda tersebut saat ini masih terpantau baik.

"Mereka akan segera menjalani tes swab untuk memastikan kondisinya. Kan hasil reaktif pada Rapid test belum tentu Positif Covid-19," katanya.

Sementara itu, lanjutnya, dinkes Juga sudah melakukan tracing kepada keluarga inti maupun orang yang kontak erat dengan kedua orang tersebut.

Kronologi Penutupan Satu Supermarket di Sleman Setelah Seorang Karyawan Dinyatakan Positif Covid-19

"Sekarang bagi keluarga inti Kita minta untuk isolasi mandiri dan sudah dikoordinasikan oleh Puskesmas," tuturnya.

Adapun untuk rapid test bagi keluarga maupun orang yang melakukan kontak erat dengan kedua PDP tersebut, masih akan menunggu hasil lab PCR.

"Jika hasilnya positif, akan segera dilaksanakan rapid test bagi keluarga maupun teman yang melakukan kontak erat dengan keduanya," tuturnya.

Sedangkan bila hasil lab PCR nya negatif, pasien tersebut akan langsung dipulangkan ke rumah namun dengan pembatasan kegiatan. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved