Bantul
Penerima Kartu Sembako di Bantul Tak Bisa Cairkan Bantuan
Warga Dusun Gokerten tidak bisa mencairkan bantuan dari Kartu Sembako lantaran saldo yang diterima di dalam rekening tidak sampai Rp 200 ribu.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Warga terdampak Virus Corona Disease atau (Covid-19) di Kabupaten Bantul sebagian telah mendapatkan manfaat Kartu Sembako.
Sejak tiga hari terakhir, sebagian penerima, bahkan sudah mencairkan bantuan senilai Rp 200 ribu/bulan itu di tiap-tiap agen.
Akan tetapi, tidak semua penerima manfaat ternyata berhasil mengakses bantuan.
Ada sebagian yang tidak bisa mencairkan.
Satu di antaranya dialami Mbah Muyek Tresno Sunyoto.
• Bank BPD DIY Berikan Bantuan Sembako Kepada Tenaga Kebersihan
Warga Dusun Gokerten, RT 039, Desa Srigading, Sanden, Bantul itu tidak bisa mencairkan bantuan dari Kartu Sembako.
Penyebabnya, saldo yang diterima di dalam rekening ternyata tidak sampai Rp 200 ribu.
Ia hanya mendapatkan Rp 000.002.
Alhasil, saat dibawa ke agen, kartu sembako tidak bisa dicairkan.
"Sampai sekarang, saya belum menerima bantuan," kata Mbah Muyek, ditemui di rumahnya, Selasa (5/5/2020)
Ia menceritakan, di lingkungan RT sekitar tempat tinggalnya, keluarga penerima manfaat Kartu Sembako jumlahnya ada sekitar 11 orang.
Semuanya dapat mencairkan bantuan dengan mudah.
Diakui, hanya dirinya yang ternyata saldonya tidak sesuai.
Padahal, kata dia, pada hari Minggu, tanggal 2 Mei lalu dirinya sudah berangkat pagi-pagi, mengantre panjang di agen penyaluran, dengan harapan dirinya bisa mendapatkan bantuan sembako.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 5 Mei 2020, Positif Bertambah 6 dari Kluster GPIB Yogyakarta
"Saat kartu rekening saya digesek ternyata saldonya kurang. Tidak bisa dicairkan," ujar Mbah Muyek.
Siang itu, ia akhirnya pulang tanpa membawa bantuan apa-apa.
Perempuan yang setiap hari bekerja sebagai buruh tani itu hanya bisa pasrah.
Selama ini, Ia mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah.
Program Keluarga Harapan (PKH) tidak dapat, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga tidak dapat.
Bantuan satu-satunya yang akan didapatkan dirinya adalah Kartu Sembako.
Tetapi nyatanya justru tidak bisa dicairkan.
"Saya tidak dapat bantuan apa-apa. Cuma dapat bantuan ini, ternyata tidak bisa," ujar dia sembari tangannya menunjukkan kertas bantuan Kartu Sembako.
Saat ini, dirinya mengaku sangat membutuhkan bantuan tersebut.
• Bank BPD DIY Serahkan Paket Sembako pada Kelompok Pemulung Mardiko TPST Piyungan
Sebab itu, dibantu oleh agen, dirinya mengaku sudah menghubungi petugas pendamping Kecamatan, mengenai masalah yang dihadapi.
Harapannya bantuan agar bisa segera dicairkan.
"Saya disuruh nunggu sampai 10 Mei. Katanya, mau dicairkan dobel, sekalian penyaluran bantuan bulan ini," terangnya.
Program Kartu Sembako merupakan bantuan langsung dari pemerintah pusat bagi warga terdampak pandemi.
Di Kabupaten Bantul, jumlah penerima manfaat ada 20.469 Keluarga.
Bantuan yang dicairkan dalam bentuk sembako itu disalurkan selama sembilan bulan.
Dimulai dari April sampai Desember 2020.
Teknis penyaluran bantuan melalui Bank Negara Indonesia (BNI).
Masing-masing penerima mendapatkan rekening yang didalamnya terdapat saldo senilai Rp 200.000.
• Pemkot Yogya Masih Menyisir Data Penerima Bansos
Saldo tersebut, melalui agen, setiap bulan dicairkan dalam bentuk beras, telor, daging/ikan, tahu tempe dan buah-buahan.
Seorang agen penyalur bantuan Kartu Sembako di Srigading, Tetry mengatakan, sejauh ini di tokonya sudah ada 125 keluarga penerima manfaat yang sudah berhasil mencairkan bantuan.
Mereka berasal dari berbagai dusun.
Umumnya semua dapat dicairkan dengan mudah.
Meskipun, dirinya tidak menampik, memang ada yang terkendala, seperti dialami oleh Mbah Muyek.
Ketika ada kendala penyaluran, pihaknya mengaku akan langsung menghubungi pendamping di tingkat Kecamatan.
"Kalau tidak bisa dicairkan, katanya menunggu sampai 10 Mei. Mbah Muyek kemarin juga sama, diminta menunggu sampai 10 Mei," ucap dia. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penerima-kartu-sembako-di-bantul-tak-bisa-cairkan-bantuan.jpg)