Bantul

Tempat Wisata di Bantul Jadi Lokasi Karantina Bagi Warga Terdampak Covid-19

Kedua belah pihak melakukan kerjasama dibidang sosial kemanusiaan yaitu menjadikan Watu Lumbung sebagai tempat karantina sementara, bagi warga terdamp

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Pendiri Kampung Edukasi Watu Lumbung Muhammad Boy Rifa'i dan Direktur Yayasan Karinakas Romo Martinus Sutomo PR menandatangani perjanjian kesepakatan, Watu Lumbung dijadikan tempat Karantina 

"Siapapun yang dikarantina disini, silahkan bisa berkarya, membuat puisi maupun belajar budaya. Bahkan akan kita dampingi oleh sejumlah Seniman," kata Mbah Boy.

Watu Lumbung selama ini memang dikenal sebagai kampung edukasi, seni dan budaya.

Disana tempat berkumpulnya para seniman Yogyakarta.

Seperti misalnya, ada Seniman lukis, Poengky Purbowo. Seniman teater, Meritz Hindra. Disana juga akan dibangun museum patung, karya Yusman.

Hasil Rapid Test Virus Corona, 6 Tenaga Kesehatan di Bantul Positif

Ia berharap, siapapun yang akan menjalani karantina di Watu Lumbung nantinya akan sangat nyaman.

Terutama bagi orang-orang yang sehat yang menginginkan lebih sehat dan menjalani pola hidup sehat.

"Kita akan menerima siapapun. Tentunya sesuai dengan protokol yang ada," ucap dia.

Sementara itu, Direktur Yayasan Karinakas, Romo Martinus Sutomo PR mengatakan, dengan adanya kerjasama tersebut maka Kampung Edukasi yang berada diatas bukit Parangtritis, Kretek itu akan dipersiapkan menjadi Griya Karantina Wening.

Harapannya, akan menjadi tempat yang Wening.

Tempat nyaman untuk istirahat bagi mereka yang terdampak pandemi.

Ketika disinggung alasan khusus memilih Watu Lumbung sebagai lokasi karantina, Romo Martinus mengaku sangat cocok dengan suasana alamnya.

Ruang hijau yang sangat terbuka. Kalau menjalani karantina di rumah tentu merasa bosan.

Maka dengan menjalani Karantina di Watu Lumbung diharapakan dapat memiliki nilai-nilai positif.

"Jadi disini bukan cuma karantina. Tetapi mereka bisa berkarya, berpuisi dan mengembangkan bakatnya. Apalagi disini dekat dengan alam, seni dan dekat dengan budaya," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved