Update Corona di DI Yogyakarta
Wawali Kota Yogya Tinjau Dapur Umum untuk Warga Isolasi di Balai Diklat Kemensos
Pemkot Yogyakarta menyediakan konsumsi bagi para pemudik yang masih isolasi. Konsumsi tersebut akan diberikan selama pemudik menjalani 14 hari isolasi
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
"Kita punya daftar, berapa yang puasa berapa yang tidak. Kita tetap menyediakan juga bagi yang tidak puasa. Untuk yang puasa kita sedikan juga untuk sahur dan buka. Kita tambahkan kurma selama Ramadan ini," tambahnya.
• Pemkot Yogya Melakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Puasa
Rata-rata dalam sehari dapur umum di Posko Tagana memasak untuk 19 hingga 23 porsi.
Sejak 14 April lalu, dapur umum sudah memasak sekitar 614 porsi untuk pemudik dan petugas di Balai Diklat Kemensos.
Sementara untuk anggaran, pihaknya mendapat anggaran dari Dinas Sosial Kota Yogyakarta.
Satu porsi makanan dianggarkan Rp10.000 hingga Rp12.000.
"Jadi kita menyesuaikan saja dengan anggaran yang ada. Menu setiap hari ganti, sudah ada jadwalnya. Untuk anggaran kita dari Dinsos, setiap minggu kita mengajukan," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)