Superball

Talenta Pesepakbola Lokal Harus Berani Bersaing

Pemain lokal harus memiliki modal semangat, loyalitas, serta fanatisme kedaerahan yang luar biasa.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
daily.jstor.org
ilustrasi sepakbola 

TRIBUNJOGJA.COM- Sumarjono atau yang akrab disapa Marjono tentu tak asing bagi pecinta PSIM Yogyakarta.

Selama 13 tahun perjalanan karir sepak bola ia habiskan bersama tim berjuluk Laskar Mataram, klub yang ia antar promosi ke Divisi Utama atau kasta tertinggi persepakbolaan Tanah Air, 2005 silam.

Pahit getir Marjono rasakan, apalagi saat klub yang ia bela harus terdegradasi dari Divisi Utama 1999/2000.

Semusim berselang tepatnya Divisi I 2000/2001 dikatakan Marjono menjadi masa-masa tersulit bagi klub kebanggaan masyarakat Kota Yogya ini.

Bagaimana tidak, beberapa pilar andalan PSIM Yogyakarta kala itu memilih menyebrang ke PSS Sleman yang pada waktu bersamaan promosi ke Divisi Utama setelah menjadi runner up mendampingi Persita Tangerang.

Jejak Karier Ony Kurniawan, One Man One Club Bersama PSIM Yogyakarta

Mereka diantaranya Bambang Sumantri, Zaenuri, dan Sutaji.

Sedangkan Laskar Mataram hanya mengandalkan talenta lokal DIY.

Selain Marjono ada pula Sinangjono dan Wahyudianto atau yang akrab dipanggil Bajang.

"Tahun 2000/2002 bisa dikatakan bermaterikan pemain ala kadarnya. Dihuni pemain lokal yang mengandalkan spirit, loyalitas, dan fanatisme kedaerahan," kata Marjono kepada Tribunjogja.com, Jumat (17/4/2020).

"Kalau dibilang bicara materi, kita ngenes setelah 2000 degradasi, tapi teman-teman pemain tetap solid dan enjoy di lapangan, didukung motivasi pengurus tim saat itu," imbuhnya.

Masa-masa sulit dilewati, PSIM Yogyakarta pun perlahan bangkit.

Pada musim 2003, PSIM Yogyakarta menembus babak play off memperebutkan tiket promosi ke Divisi Utama.

Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona

Sayang, mimpi Marjono dkk promosi ke Divisi Utama harus pupus saat itu.

Namun dua musim berselang yakni pada 2005, Marjono bayar lunas kegagalannya.

PSIM Yogyakarta sukses merengkuh gelar juara Divisi I dan berhak promosi ke Divisi Utama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved