Gunungkidul

Awal Ramadan, Disperindag Gunungkidul Pastikan Harga Bahan Pokok Masih Stabil

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul memastikan harga sebagian besar bahan pokok sampai saat ini cenderung stabil.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul memastikan harga sebagian besar bahan pokok sampai saat ini cenderung stabil.

Kabid Perdagangan Disperindag Gunungkidul Yuniarti Ekoningsih mengatakan hal tersebut didasarkan pada pantauan berkala di pasar-pasar tradisional.

"Pantauan hingga hari ini, harga-harga bahan pokok cenderung stabil, sama sekali tidak ada peningkatan," kata Yuni dihubungi pada Jumat (24/04/2020).

BREAKING NEWS : Update Covid-19 Gunungkidul 23 April 2020, Total 14 PDP Meninggal Dunia

Berdasarkan laporan pantauan tersebut, beberapa jenis makanan justru mengalami penurunan harga.

Antara lain cabai rawit merah dan hijau, bawang merah, tomat hijau dan merah, serta kubis.

Namun, harga gula pasir saat ini masih cenderung stabil tinggi. Yuni mengatakan kisarannya saat ini di harga Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu per kilogram.

Padahal beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan Operasi Pasar (OP) gula.

"Harapannya dengan adanya OP harga gula bisa segera stabil mendekati HET, namun sekarang masih jauh," ungkapnya.

Disperindag Gunungkidul pun berencana akan kembali menggelar OP gula pasir dari Madukismo. Rencananya OP digelar Selasa (28/04/2020) di halaman Kantor Bupati.

Jelang Larangan Mudik, Dishub Gunungkidul Siapkan 7 Posko Pencegatan

Sebelumnya Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul Raharjo Yuwono melaporkan stok pangan tersedia dan mencukupi setidaknya hingga akhir 2020.

Menurutnya, berbagai jenis bahan pangan dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama pandemi COVID-19, termasuk untuk Ramadan hingga Idul Fitri.

"Bahkan secara keadaan dan ketersediaan pangan selama setahun ini kita surplus," kata Raharjo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved