SMA GDA Sembelih 8 Sapi dan 4 Kambing, Momentum Spiritual Sekaligus Kepedulian Sosial

Daging kurban tidak hanya didistribusikan kepada sivitas akademika, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan.

Tayang:
Istimewa/Dok. SMA GDA
Sivitas akademika SMA Global Darussalam Academy melaksanakan Salat Idul Adha di sekolah, Rabu (27/5/2026). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN- Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 H, SMA Global Darussalam Academy (GDA) menyembeli 8 sapi dan 4 kambing.

Founder Global Darussalam Academy, Muhammad Romahurmuziy mengatakan selain bentuk ibadah kurban, penyembelihan sapi dan kambing ini menjadi bentuk kepedulian sosial. Sebab, daging kurban tidak hanya didistribusikan kepada sivitas akademika, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan.

Idul Adha juga menjadi momentum spiritual untuk memperkuat nilai keimanan, ketakwaan, serta semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada sesama.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa untuk menanamkan nilai keikhlasan, empati, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat," katanya, Rabu (27/5/2026).

Sebagai sekolah dengan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP), SMA GDA berkomitmen menghadirkan pendidikan unggul secara akademik, serta kuat dalam pembentukan nilai spiritual dan sosial. 

Melalui momentum Idul Adha ini, semangat berbagi dan persaudaraan dapat terus tumbuh di lingkungan pendidikan maupun masyarakat luas.

Menurut dia, peringatan Idul Adha ini juga berarti menyembeli hawa nafsu sehingga diharapkan tidak terjadi angkara murka di negeri ini.

Ia juga menyoroti dinamika geopolitik global yang turut berdampak pada kondisi dalam negeri. Perang di Timur Tengah berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok hingga menurunkan daya beli masyarakat. 

"Pada momen Idul Adha ini kami berharap semua bisa normal kembali, karena sekali lagi karena secara nasfiah, ibadah korban ini mengikis kebinatangan kita. Harapannya tidak ada lagi angkara murka yang menjadikan perang terjadi dimana-mana, yang menjadikan kedamaian terkoyak," imbuhnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved