Update Corona di DI Yogyakarta

Tidak Ada Pasar Sore Ramadan di Kota Yogyakarta

Dengan adanya COVID-19, maka pasar sore ramadan seperti Kauman, Nitikan, dan Jogokaryan, ditiadakan

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi 

"Untuk takjil, ada dua metode yang dilkukan. Ada yang petugas membagikan takjil ke rumah-rumah. Ada juga yang tetap menyediakan takjil di masjid, hanya diambil saja," terangnya.

"Kami berupaya meyakinkan agar tidak ada kerumunan. Lebih dari 400 masjid di Kota Yogyakarta yang tidak menyelenggarakan tarawih di masjid. Bahkan sodakoh juga berwujud sembako," sambungnya.

Ia meminta masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penyebran COVID-19 dengan disiplin menerapkan protokol pencegahan.

Masyarakat diminta untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, rajin mencuci tangan, dan melakukan pembatasan jarak fisik dengan tidak berkerumun. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved