5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Jika Pasangan Berulangkali Selingkuh

Kita harus menjawab lima pertanyaan ini sebelum memutuskan akan menyelamatkan hubungan atau justru mengakhirinya.

Tayang:
Editor: Mona Kriesdinar
lehmiller.com
Ilustrasi 

Kemudian, orang yang mengkhianati pasangannya lebih dari satu kali, umumnya memang mempunyai niat untuk berselingkuh.

Bisa jadi, ia tidak bahagia dan menginginkan sosok yang mengerti akan dirinya, atau kebutuhan untuk berhubungan seks dengan orang lain agar merasa nyaman. Kemungkinan ia juga tengah berjuang dengan masalah kepercayaan.

Banyak alasan mengapa pasangan berbohong kepada kita berulang kali, namun yang terpenting ketahui apakah pasangan mau berubah lebih baik dan menerima bantuan untuk mengatasi kebiasaan buruknya atau tidak.

3. Apakah kita masih menyukai pasangan?

Pertanyaan penting untuk dijawab selanjutnya adalah, apakah kita masih menyukai pasangan atau tidak.

Banyak orang tidak menyukai pasangan mereka, terutama setelah mereka berselingkuh.

Mereka sakit hati, marah, dan benci. Kebencian itu sulit diatasi meski telah mengikuti beberapa kali terapi. Bagi sebagian orang, kasih sayang masih ada meski mereka telah dikhianati.

Tanyakan pada diri kita, apakah kita masih mempunyai perasaan itu? Jika tidak, sudah waktunya meninggalkan hubungan.

4. Apakah kita bisa memaafkan dan melupakannya?

Jika memutuskan bertahan dari perselingkuhan yang berulang, bisakah kita memaafkan dan melupakan perbuatannya?

Sebagian orang yang dibohongi memiliki kebencian luar biasa. Dan jika pasangan selingkuh berulang kali, kebencian akan semakin membesar.

Maka, penting bagi kita untuk tidak hanya memaafkan pasangan karena berselingkuh, melainkan juga memaafkan diri sendiri atas kekurangan kita.

5. Bisakah kita terhubung kembali dengannya?

Kita marah dan bertanya-tanya, apakah kita bisa terhubung kembali dengannya atau tidak.

Mungkin kita merasa tidak aman karena kita tidak bisa memberi apa yang ia dapatkan dari wanita lain.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved