Update Corona di DI Yogyakarta

Pemkab Sleman Sediakan Shelter bagi Pemudik yang Ditolak Warga

Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan shelter untuk pemudik yang tidak bisa kembali ke kampung halamannya karena ditolak warga setempat.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Kabupaten Sleman menyiapkan shelter untuk pemudik yang tidak bisa kembali ke kampung halamannya karena ditolak warga setempat.

Penjabat Sekda Sleman Hardo Kiswoyo menjelaskan jumlah data pemudik per 6 April 2020 pukul 15.30, total pemudik ke Kabupaten Sleman mencapai 4.542.

Ia mengungkapkan, bahwa pemudik yang datang harus periksa di fasilitas kesehatan terdekat.

"Dari hasil pemeriksaan, memperoleh dokumen telah periksa, bila termasuk Orang Tanpa Gejala (OTG), maka dipersilakan karantina mandiri di rumah," ujarnya, Selasa (7/4/2020).  

BREAKING NEWS : Satu PDP di RSUP Dr Sardjito Meninggal

Namun jika sampai ada penolakan warga, pihaknya pun telah menyiapkan shelter 2 bagi pemudik, yakni di Wisma Sembada.

Shelter tersebut dipakai untuk pemudik yang masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sebelumnya, pemerintah juga telah menyiapkan shelter 1 di Asrama Haji Yogyakarta.

Lokasi itu digunakan untuk Orang dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang sudah sembuh dan menunggu pulang.

Kabar Terbaru dr Tirta, Keluar RS Nyanyikan Lagu Karangan Sendiri & Siap Kembali Lawan Virus Corona

"Pemudik secara mandiri menuju ke alamat tujuan atau rumah masing-masing dan terlebih dahulu melapor ke RT setempat. Apabila tidak ada penolakan dari masyarakat, maka selesai. Kalau ada penolakan, maka bisa menuju ke shelter 2," ujarnya.  

Ia mengungkapkan, bila warga menolak pemudik kembali ke rumahnya maka harus ada surat pernyataan dari RT/ RW dan Dukuh setempat dan direkomendasi oleh kepala Desa dan diketahui Camat wilayah agar pemudik tersebut bisa tinggal untuk sementara di shelter 2.

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika pemudik mengalami gejala ISPA maka akan ditempatkan ke shelter 1.(TRIBUNJOGJA.COM)  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved