Update Corona di DI Yogyakarta

Kisah Dokter dan Guru Besar yang Wafat Karena Corona

Sebagian di antaranya bahkan guru besar di bidang kesehatan yang ilmu serta jasanya sangat dibutuhkan bangsa Indonesia. Terutama dalam mengatasi krisi

Tayang:
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
TRIBUN JOGJA/HO HUMAS UGM
Keluarga dari almarhum Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Prof.dr.Iwan Dwiprahasto., M.Med.Sc., Ph.D, menaburkan bunga seusai dikebumikan di Pemakaman Sawit Sari UGM, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (24/3/2020). Prof Iwan yang sebelumnya menjadi salah satu pasien positif terjangkit virus Covid-19 meninggal dunia pada Selasa (24/3/2020) dini hari. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Satu di antara fakta paling memilukan di tengah wabah corona di Indonesia adalah berpulangnya para dokter dan tenaga medis.

Dalam waktu yang sangat cepat para pejuang garda depan harus meninggalkan suami/istri, anak, keluarga, dan kerabatnya.

Sebagian di antaranya bahkan guru besar di bidang kesehatan yang ilmu serta jasanya sangat dibutuhkan bangsa Indonesia. Terutama dalam mengatasi krisis ini.

Dari akun Instagram Ikatan Dokter Indonesia (IDI) hingga Sabtu (4/4/2020) telah diumumkan 17 dokter yang wafat dikarenakan virus yang sedang dilawannya.

Penjelasan Dokter Terkait Risiko Penularan Virus Corona dari Jenazah Pasien Positif Covid-19

Di DIY, masih terkenang nama almarhum Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, Guru Besar Farmakologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM.

Beliau menjadi pasien kedua yang positif Covid-19 di DIY. Hal itu diumumkan pada Rabu (18/3/2020).

Setelah menjalani perawatan isolasi selama satu pekan, akhirnya Selasa (24/3/2020) pukul 00.04 WIB beliau mengembuskan napas terakhir di RSUP Dr Sardjito.

Prof Iwan meninggal dalam usia 58 tahun.

Diberitakan sebelumnya oleh Tribunjogja.com, guru besar ini memiliki penyakit penyerta (komorbid) selama berperang dengan Covid-19.

Dikutip dari Tribunjogja.com, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni UGM, Paripurna Poerwoko Sugarda mengatakan tidak ada informasi dari mana yang bersangkutan tertular virus corona.

Sepeninggal Prof Iwan, Paripurna pun mengimbau orang yang dalam beberapa hari sebelumnya bertemu dengan almarhum untuk mengecek kesehatannya.

Kata dr Tirta Soal Ajaran Alm Prof Iwan yang Meninggal Akibat COVID-19, Inspirasi Lawan Virus Corona

Sosok terbaik bangsa lainnya yang turut gugur ialah Prof. dr. Bambang Sutrisna.

Beliau adalah seorang dokter sekaligus Guru Besar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyatakat Universitas Indonesia.

Prof Bambang wafat pada Senin (23/3/2020) di RS Persahabatan, Jakarta, dengan status PDP Covid-19.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved