Update Corona di DI Yogyakarta
Sterilisasi Wisma Tim Medis Bantuan dari Diaspora Dijamin Aman
Meski keterbatasan akses untuk saling bertatap muka, hal itu tidak membatasi Yustika N. Arifa bersama 15 anggota lain untuk peduli terhadap tenaga med
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
Indira menambahkan, terkait teknis ia mengatakan jika protap sterilisasi akan dilakukan secara disiplin. Hal itu sebagai upaya antisipasi jika sewaktu-waktu muncul sterotip masyatakat terkait kamar yang bekas dihuni tim medis yang berjuang untuk penangan Covid-19 di DIY.
Sejauh ini aksi ini baru dilakukan di Yogyakarta
Gerakan Wisma Tenaga Medis telah membuka donasi sejak 1 April. Hingga Kamis (2/4) sore telah terkumpul donasi sebesar Rp7 juta. Ditargetkan hingga 14 April 2020 atau bertepatan dengan penempatan para tenaga medis di properti yang mereka sewakan, sudah terkumpul donasi minimal Rp53 juta.
Kegiatan ini akan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilangsungkan 14-29 April. Sementara gelombang kedua akan dilaksanakan 29 April-14 Mei. "Tiap gelombang harus mampu terisi 68 tenaga medis. Dengan estimasi kamar sebanyak 34 kamar," ujarnya. Mereka menargetkan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp122 juta selama dua gerlombang. (uti/hda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)