Update Corona di DI Yogyakarta
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Desa Sumbermulyo Bantul Sediakan Gedung Karantina
Kabupaten Bantul sigap menyediakan rumah khusus untuk menjalani isolasi mandiri (self quarantine), di tiga titik sekaligus.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Guna mengantisipasi kedatangan warga pemudik dari luar daerah, Desa Sumbermulyo Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul sigap menyediakan rumah khusus untuk menjalani isolasi mandiri (self quarantine), di tiga titik sekaligus.
Lurah Desa Sumbermulyo, Ani Widayati mengatakan, ketiga tempat self quarantine tersebut memanfaatakan rumah milik penduduk, Gedung Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) dan gedung serba guna.
Tiga tempat ini dipilih karena lokasinya yang strategis.
"Kami menentukan gedung karantina desa ini, karena lokasinya jauh dari pemukiman warga, serta dekat dengan Puskesmas," katanya, Kamis (2/4/2020).
• Pemkab Bantul Tetapkan Gedung Eks Puskesmas Bambanglipuro Jadi RS Darurat Covid-19
Ia menjelaskan, tempat isolasi mandiri seharusnya bisa tersedia di seluruh desa di Bantul.
Sebab, dirinya tidak menampik, sejauh ini, masih terdapat penolakan dari masyarakat, terhadap warga pemudik, atau para pendatang, yang masuk ke lingkungannya.
"Lalu bagi yang rumah tujuannya ada balita, lansia, atau keluarganya yang sakit seperti stoke, diabetes, maupun kanker, juga kami arahkan isolasi mandiri di sini, karena mereka rentan terhadap penyebaran virus," terangnya.
Terlebih, ketiga gedung tersebut saat ini dalam kondisi tak terpakai, termasuk gedung Bumdes Sumbermulyo, yang aktivitasnya harus terhenti sejak Covid-19 mulai mewabah di Bumi Projotamansari.
Alhasil, pihaknya berinisiatif untuk memanfaatkannya.
Menurutnya, Gedung Bumdes lah yang memiliki ruang paling mumpuni dan bisa menampung setidaknya 20 orang, mengingat di dalamnya terdapat lima kamar sekaligus.
Tetapi, karena harus ada pembatasan, penghuninya tak bisa dimaksimalkan.
• Cerita dr Tirta Hudi soal Kondisi Menyedihkan para Dokter yang Berjuang Bantu Pasien Virus Corona
"Saat ini sudah ada yang menghuni ya, keluarga dari Bandung, lima orang. Harus dibawa kesini karena ada penolakan dari warga setempat, sehingga pemerintah desa harus segera menindaklanjuti, agar suasana tetap kondusif," ungkapnya.
"Mereka datang Minggu lalu. Bukan warga kami, di sini kontrak di salah satu pedukuhan. Mereka baru pulang dari Bandung, kemudian sampai sini warga tidak bisa menerima. Setelah proses mediasi, akhirnya sepakat karantina di sini," imbuh Ani.
Namun, wanita yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Bantul tersebut memastikan, untuk kebutuhan pokok sehari-hari, ditanggung penuh Satgas Penanganan Covid-19 Desa Sumbermulyo.
Sementara kondisi kesehatannya terus dipantau Puskesmas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/antisipasi-penyebaran-covid-19-desa-sumbermulyo-bantul-sediakan-gedung-karantina.jpg)