Wabah Virus Corona
Trump Berubah, Ingatkan Rakyat AS Akan Lalui Minggu-minggu Menyakitkan
Presiden AS memperingatkan seluruh rakyatnya akan situasi sulit, dan mungkin akan menghadapi dua minggu yang sangat menyakitkan
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON – Presiden AS memperingatkan seluruh rakyatnya akan situasi sulit, dan mungkin akan menghadapi dua minggu yang sangat menyakitkan.
Pemerintah AS akan segera meningkatkan langkah-langkah jaga jarak secara nasional. Pernyataan disampaikan Trump saat briefing media di Gedung Putih, Selasa (31/3/2020) malam waktu setempat, atau Rabu (1/4/2020) pagi WIB.
Menurut prediksi pemerintah, wabah virus Corona bisa membunuh 100.000 hingga 240.000 nyawa warga AS.
Trump menunjukkan perubahan signfikan sikapnya, setelah menghabiskan waktu berminggu-minggu meremehkan wabah Corona, serta berulang-ulang mempertanyakan dampak di AS.
• UPDATE 1 April 2020 : Daftar 10 Negara dengan Kasus Terbanyak Virus Corona
Namun Trump tidak menjelaskan apa detail langkahnya untuk meminimalkan efek ke warga paling terdampak. Ia hanya menasehati warga hari-hari lebih gelap akan datang.
"Saya ingin setiap orang Amerika siap menghadapi hari-hari sulit yang akan datang. Kita akan melalui dua minggu yang sangat sulit," kata Trump dikutip CNN, Rabu (1/4/2020) WIB.
Dua pekan menyakitkan menurut Trump itu kemungkinan aka nada begitu banyak kematian warga akibat Covid-19.
• Ditemani 20 Selir di Hotel Mewah, Raja Thailand Lakukan Isolasi Diri dari Virus Corona
Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS, Dr Tony Fauci, secara terpisah juga menggambarkan situasi suram bagi warga AS.
Ia memperkirakan wabah virus Corona akan menewaskan sedikitnya 100.000 orang.
Ditanya wartawan saat jumpa pers di Gedung Putih, Faucci berharap angka itu tidak akan terbukti.
“Saya harap tidak dan saya pikir semakin kita mendorong mitigasi semakin kecil kemungkinannya, tetapi, karena realistis, kita perlu mempersiapkan diri kita sendiri, itu adalah kemungkinan yang akan kita lihat,” jawabnya.
Fauci menggunakan angka-angka prediksi itu untuk mendorong orang untuk patuh dan tetap berpegang pada pedoman social distancing atau menjaga jarak interaksi.
Faucci terus mengingatkan dua minggu ke depan waktu sangat baik untuk melihat apa yang akan terjadi selanjutnya.
"Lima belas hari yang kita punya untuk mitigasi jelas berpengaruh," katanya. Kedisiplinan mematuhi protocol kesehatan sangat membantu meredam persebaran virus.
"Kami benar-benar mendorong social distancing, dan mengapa saya begitu tegas memastikan kami mematuhi strategi mitigasi itu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/donald-trump.jpg)