Wabah Virus Corona
Trump Berubah, Ingatkan Rakyat AS Akan Lalui Minggu-minggu Menyakitkan
Presiden AS memperingatkan seluruh rakyatnya akan situasi sulit, dan mungkin akan menghadapi dua minggu yang sangat menyakitkan
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
Pada bagian lain, Donald Trump mengulang pesannya perkiraan buruk itu serius, dan ia menganggap usaha meredam persebaran coronavirus adalah urusan hidup dan mati.
"Sangat penting bagi rakyat Amerika untuk mengikuti pedoman selama 30 hari ke depan, terus terang ini masalah hidup dan mati," kata Trump.
Prediksi buruk itu muncul setelah jumlah orang Amerika yang meninggal akibat coronavirus melampaui jumlah orang Amerika yang tewas dalam serangan 11 September.
Tercatat hingga Selasa korban meninggal akibat virus Corona di AS ada 3.600 orang, melampaui jumlah korban meninggal di China.
Kota New York memperlihatkan suasana paling muram dan parah. Beberapa video dan kabar di media social menyebutkan ada begitu banyak mayat di truk-truk pendingin di beberapa rumah sakit.
Pusat Studi Corona di Universitas John Hopkins mencatat setidaknya 3.669 orang di AS meninggal akibat virus mematikan.
Italia mencatat lebih banyak kematian, dengan 12.428 orang telah meninggal hingga Selasa sore sejak wabah menyerang negara itu.
Secara jumlah positif terpapar, AS telah jauh melampaui angka berbagai negara.
Ada 181.099 kasus positif di AS, sementara di Italia tercatat ada 105.792 kasus.(Tribunjogja.com/CNN/ DailyMail/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/donald-trump.jpg)