Viral Video Dokter Sagiran

Pemkab Bantul Fasilitasi 3 PDP Covid-19 di RS Nur Hidayah ke RS Sardjito dan RS UII Bantul

Pemkab Bantul memastikan 3 pasien dalam pengawasan (PDP) yang sempat ditolak sejumlah rumah sakit rujukan dan dirawat di RS Nur Hidayah Bantul, saat

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Helmi Jamharis 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memastikan 3 pasien dalam pengawasan (PDP) yang sempat ditolak sejumlah rumah sakit rujukan dan dirawat di RS Nur Hidayah Bantul, saat ini sudah mendapat penanganan medis sesuai prosedur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis pun mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti video Pemilik RS Nur Hidayah Bantul, dr. Sagiran yang telah tersebar di berbagai lini media sosial, terkait keluhan tiga PDP yang dirawat di kliniknya tersebut.

"Pemkab Bantul langsung menindaklanjuti dengan mengirimkan 2 pasien RSUP Sardjito, lalu 1 pasien ke RS UII Bantul," katanya, Senin (30/3/20) sore.

"Artinya, ketiga pasien yang ada di RS Nur Hidayah itu sudah tertangani dengan baik, sesuai ketentuan. Kita berusaha semaksimal mungkin memfasilitasi segala persoalan yang terjadi ya," imbuh Sekda.

Kekecewaan RS Nur Hidayah Bantul: Rawat 3 PDP Covid-19 yang Ditolak RS Rujukan dengan APD Seadanya

Lebih lanjut, Helmi berharap, jika suatu saat kembali muncul permasalahan semacam ini, alangkah baiknya jika pihak-pihak terkait menahan diri dan tak tergesa-gesa menyebarkan ke publik.

Sebab, hal seperti ini, berpotensi meresahkan warga masyarakat.

"Sebelum share informasi, bisa menyampaikan lebih dulu pada gugus tugas, atau Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul. Sehingga, kita bisa menyelesaikan masalah sebelum terjadi keresahan di tengah masyarakat," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved