Gunungkidul

APD dan Fasilitas Minim, Pemkab Gunungkidul Siapkan Anggaran Rp 8 Miliar

Direktur RSUD Wonosari Dr. Heru Sulistyowati mengungkapkan stok APD masih tersedia, namun hanya cukup untuk kebutuhan harian. Sementara masker masih m

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi paramedis di wilayah Kabupaten Gunungkidul disebut minim.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dikhawatirkan terus bertambah.

Direktur RSUD Wonosari Dr. Heru Sulistyowati mengungkapkan stok APD masih tersedia, namun hanya cukup untuk kebutuhan harian. Sementara masker masih mencukupi.

BREAKING NEWS : Dua PDP Lansia di DIY Meninggal, Hasil Lab Belum Keluar

"Meskipun demikian ada bantuan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, DIY, serta para donatur swasta," kata Heru dihubungi pada Jumat (27/03/2020).

Selain masalah APD, Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty mengakui bahwa belum ada ruang isolasi yang memenuhi standar di dua rumah sakit rujukan, yaitu RSUD Wonosari dan RS Panti Rahayu Karangmojo.

Menurut Dewi, ruang isolasi standar harus tekanan negatif, memiliki ventilator, serta peralatan lengkap. Ruang isolasi pun diupayakan untuk terpisah dari ruang pasien lainnya.

"Pembangunan ruang isolasi standar memang cukup mahal, karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sudah menyiapkan anggaran untuk itu," jelas Dewi.

Seribuan Warga Diketahui Pulang Kampung Lebih Awal ke Gunungkidul, Bupati Lapor Sri Sultan

Dewi mengatakan Pemkab Gunungkidul menyiapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk pengadaan APD hingga pembangunan ruang isolasi di RSUD Wonosari.

Kebijakan ini demi mengantisipasi jumlah pasien yang berpotensi bertambah.

Selain itu untuk menjamin perlindungan para tenaga medis agar tidak terpapar saat berhadapan dengan pasien ODP, PDP, atau pun yang positif.

"Mudah-mudahan segera terealisasi karena ini merupakan komitmen dari Pemkab," kata Dewi.

Berdasarkan data Dinkes Gunungkidul pada Kamis (26/03/2020) kemarin, tercatat ada 359 ODP tersebar di 17 dari 18 kecamatan. Sementara jumlah PDP mencapai 9 orang dengan 1 orang dipastikan positif COVID-19.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved