Yogyakarta
Wisata Keraton Mendapat Penyemprotan Disinfektan
Sebab, dilakukan penyemprotan disinfektan untuk seluruh area yang meliputi Pagelaran, Museum Kereta, Tamansari dan Komplek Plataran Kedhaton dan Sri M
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Area pagelaran Keraton Yogyakarta hari ini, Senin (23/3/2020) tutup sementara.
Sebab, dilakukan penyemprotan disinfektan untuk seluruh area yang meliputi Pagelaran, Museum Kereta, Tamansari dan Komplek Plataran Kedhaton dan Sri Manganti.
"Mulai besok seluruh area pariwisata sudah dibuka lagi seperti biasa," ujar Amiroel Carik Tepas Museum Keraton Yogyakarta saat dihubungi Tribun Jogja, Senin (23/3/2020) pagi.
• Pemda DIY Konsentrasikan Penanganan Pasien Positif Covid-19
Ia menambahkan, sesuai dengan imbauan pemerintah, maka akan diterapkan pembatasan interaksi antarpersonal di area wisata keraton.
Selain itu, pihaknya juga menyediakan hand sanitizer di setiap pintu masuk dan tempat cuci tangan di beberapa titik.
Senada dengan Amiroel, Agung Wijaya, Arkeolog Keraton Yogyakarta mengatakan pengunjung yang masuk akan dijaga agar tetap menerapkan social distancing.
"Di pintu masuk keraton bagian depan dan belakang ada kipas besar yang terus menyemprotkan disinfektan," tambah Agung saat ditemui di Keraton Yogyakarta, Senin (23/2/2020).
Agung bertindak sebagai pendamping petugas penyemprotan hari ini.
Ia memastikan agar zat semprotan tidak mengenai artefak atau benda-benda koleksi museum.
• Stok Darah PMI DIY Alami Penurunan
"Zat (disinfektan) ini kan unsur kimia semua. Padahal koleksi kita barang-barang kuno semua. Ada yang dari kayu, kain, dan logam-logam kuno. Kalau terkena bisa merusak barang," jelas Agung.
Agung melanjutkan, mulai besok area pagelaran akan dibuka kembali.
Sementara, Museum Kereta hari ini tetap dibuka.
Menurutnya, keraton aman dikunjungi wisatawan. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/seorang-petugas-sedang-menyemprotkan-disinfektan-dengan-hati-hati.jpg)