Apakah 'Lockdown' Benar-benar Efektif Cegah Penyebaran Virus Corona? Ini Penjelasan WHO
Apakah sistem kebijakan lockdown tersebut benar-benar bisa efektif untuk mencegah penyebaran wabah virus corona?
Angka kematian di Italia adalah yang tertinggi di dunia. Jika dibandingkan China yang menginfeksi 81.093, korban tewas hanya 3.270 jiwa.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memperingatkan bahwa sistem kesehatan di Inggris bisa kewalahan menangani pasien Covid-19.
Tugas tenaga medis dapat menjadi ringan jika kita menghindari interaksi sosial atau melakukan social distancing.
Vaksin corona
Ryan juga mengatakan, beberapa vaksin untuk Covid-19 saat ini sedang dikembangkan.
Sejauh ini baru vaksin dari AS yang sudah memulai uji coba pada manusia.
Namun jika ditanya berapa lama kita bisa mendapat vaksin itu, Ryan mengatakan hingga saat ini belum dapat dipastikan. Kita harus realistis.
• WHO Bersama Ilmuwan Seluruh Dunia Sedang Kembangkan 20 Vaksin untuk Virus Corona Covid-19
• Panduan Tanya Jawab Novel Coronavirus (COVID-19) WHO yang Perlu Kamu Tahu
"Kita harus memastikan bahwa itu (vaksin) benar-benar aman digunakan. Kita memperkirakan mungkin butuh waktu setidaknya setahun," ujar Ryan.
"Vaksin pasti akan ditemukan. Tapi untuk sekarang, kita harus melakukan apa yang bsia dilakukan sekarang," tutupnya.
( kompas.com )
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WHO: Strategi Lockdown Tak Mampu Perangi Virus Corona"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ini-dia-gambaran-lockdown-di-berbagai-negara-mulai-dari-filipina-hingga-jerman-2.jpg)