Bantul
Cegah Virus Corona, Pemkab Bantul Setop Sementara Kegiatan CFD dan Outing Class Sekolah
Pemerintah Kabupaten Bantul menghentikan sementara sejumlah kegiatan yang bersifat massal.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul menghentikan sementara sejumlah kegiatan yang bersifat massal.
Satu di antaranya car free day yang berlangsung setiap Minggu pagi, di depan Pasar Bantul dan kegiatan outing class sekolah mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP.
Penghentian sementara kegiatan tersebut, untuk melindungi warga Bantul dari merebaknya Virus Corona atau COVID-19.
Meskipun Virus yang berasal dari Wuhan China tersebut hingga saat ini belum ditemukan di Bumi Projotamansari.
• Antisipasi Virus Corona, Pemkab Bantul Batalkan Kegiatan yang Bersifat Massal
"Untuk kegiatan massa dipending dulu, seperti CFD dan kegiatan sekolah," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, Sabtu (14/3/2020).
Kegiatan sekolah yang dimaksud Helmi adalah outing class seperti perkemahan, studi wisata, outbound dan sejenisnya.
Dinas pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul menurutnya sudah melayangkan surat edaran kepada sekolah-sekolah agar menunda sementara atau menghentikan kegiatan outing class sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Dasar dari penghentian kegiatan tersebut, sesuai dengan surat edaran Mendikbud nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan Virus Corona atau COVID-19 pada satuan pendidikan.
Adapun untuk kebijakan lebih menyeluruh perihal bagaimana upaya Pemkab Bantul mengantisipasi virus Corona, menurutnya akan segera dikordinasikan pada Senin mendatang.
"Secara resmi baru mau kita koordinasikan besuk senin (16/3/2020)," jelas Helmi.
• Tak Usah Panik, Cek Bedanya Jika Demam dan Batuk Biasa dan Akibat Infeksi Virus Corona
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Budi Rahardjo sebelumnya menyampaikan, satu dari beberapa langkah antisipasi Pemkab Bantul untuk mencegah merebaknya covid-19 adalah dengan membatalkan sejumlah kegiatan pemerintahan yang bersifat massal.
Kegiatan yang sudah dibatalkan, di antaranya car free day, senam massal dan pembukaan TMMD.
Agus meminta masyarakat agar tetap tenang, jangan panik namun tetap waspada.
Ia mengimbau kepada warga Bantul, supaya lebih sering mencuci tangan mengunakan air yang mengalir.
Terlebih sebelum memegang mulut, hidung dan mata.
"Kemudian makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, tingkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh," ujar dia. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sekda-bantul-helmi-jamharis-2.jpg)