Wabah Virus Corona
Tak Usah Panik, Cek Bedanya Jika Demam dan Batuk Biasa dan Akibat Infeksi Virus Corona
Gejala awal infeksi corona memang mirip dengan influenza, yakni demam dan batuk.
Tak Usah Panik, Cek Bedanya Jika Demam dan Batuk Biasa dan Akibat Infeksi Virus Corona
TRIBUNJOGJA.COM - Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (COVID-19) di Tanah Air bertambah. Hingga Jumat (13/3/2020) jumah total pasien positif coronavirus jumlahnya 69 orang, dua di antaranya balita.
Sementara hingga hari ini, pasien COVID-19 yang meninggal bertambah tiga, hingga totalnya sudah ada 4 pasien meninggal akibat virus corona di Tanah Air.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyatakan virus corona atau COVID-19 sebagai pandemi global. Dalam waktu 3 bulan, virus corona yang berasal dari Wuhan, China menyebar ke 123 negara.

Mengutip dari worldometers.info, sebanyak 135 ribu lebih orang terinfeksi virus corona.
Sekitar 70.000 orang dinyatakan sembuh dan 4.990 kematian disebabkan oleh coronavirus.
Dengan cepatnya penularan virus corona baru ini, wajar jika banyak orang bertanya-tanya apakah dirinya tertular jika menderita batuk dan demam.
Gejala awal infeksi corona memang mirip dengan influenza, yakni demam dan batuk.
“Flu dan virus corona memang memengaruhi sistem tubuh dan saluran pernapasan bawah. Penderitanya akan menderita nyeri tenggorokan, batuk, demam, atau bahkan sesak. Jadi sebenarnya sulit membedakannya dari gejala klinis,” kata Dr.Greg Poland, pakar penyakit menular di Mayo Clinic seperti dikutip Kompas.com dari CNN.
Meski demikian, jika kita menderita infeksi corona gejala lain yang menyertai adalah badan sangat lelah, dan juga nyeri otot.
Poland mengatakan, pada penyakit flu biasa kita akan mulai merasa baikan setelah cukup istirahat dan konsumsi makanan sehat setelah beberapa hari.
“Bila kita menderita flu atau virus corona, kondisinya makin memburuk. Yang bisa meningkatkan kecurigaan adalah jika muncul sesak napas,” ujarnya.
Dalam wawancara dengan KompasTV, Prof. Zubairi Djoerban, Sp.PD, mengatakan kita harus ke dokter jika sudah mengonsumsi obat flu tapi tidak ada perbaikan.
“Pada prinsipnya kalau ada batuk dan pilek, lalu sudah minum obat sederhana seperti parasetamol tapi tidak ada perbaikan setelah dua hari, sebaiknya ke dokter,” ujarnya.
• Kenali Beda Gejala Virus Corona dan Flu Biasa, Meski Mirip Tapi Tak Sama
Meski begitu, jika gejala demam dan batuk itu disertai dengan sesak napas, segeralah memeriksakan diri ke dokter.