Jawa

Bukit Sidoguro Klaten Bukukan Pemasukan 200 Juta Per Bulan

Obyak wisata yang memakan investasi sebesar Rp 2,8 miliar tersebut diproyeksi bakal segera kembali modal.

Tayang:
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Pemkab Klaten
Bupati Klaten melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke obyek wisata baru Bukit Sidoguro, Jumat (7/2/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Bukit Sidoguro tumbuh sebagai destinasi wisata populer.

Obyak wisata yang memakan investasi sebesar Rp 2,8 miliar melalui dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di tahun 2019 tersebut diproyeksi bakal segera kembali modal. 

Pasalnya, animo masyarakat yang besar untuk mengunjungi taman indah di atas bukit bak Garden by The Bay di Singapura itu berhasil membukukan masukan Rp 200 juta per bulan.

Dalam tempo dua tahun, investasi yang ditanam diprediksi bakal segera kembali modal alias sudah mencapai Return On Investment (ROI).

Wisata Baru Bukit Sidoguro Tingkatkan Peluang Usaha Warga Klaten

Pemasukan itu baru dihitung dari penjualan tiket. 

Belum lagi sektor ekonomi lain seperti jasa parkir, jasa kebersihan, penjualan pedagang dan kuliner yang di atas warung apung Rowo Jombor.

“Mayoritas pengunjung memadati objek wisata Bukit Sidoguro pada akhir pekan seperti Sabtu atau Minggu. Pengunjung masih didominasi dari kalangan berusia dewasa dan mayoritas merupakan wisatawan domestik lokal dari wilayah.  Walaupun ada beberapa wisatawan dari luar daerah seperti Sukoharjo dan Jogjakarta” kata Kepala Seksi Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Klaten, Ahmad Susanto saat mendampingi Bupati Klaten, Jumat (7/2/2020).

Dia menjelaskan tiket masuk Bukit Sidoguro masih sangat murah, yakni Rp 5 ribu per pengunjung.

Wahana yang ada adalah gratis.

Para pengunjung sudah dapat menikmati berbagai wahana foto selfie dan pemandangan Rowo Jombor nan apik dari atas bukit.

Kunjungi Tribun Jogja, Dwi Sasono dan Widi Mulia Promosikan Film Buku Harianku 

Terkait pengembangan Bukit Sidoguro ke depan, Ahmad Susanto mengatakan pemerintah bakal menyiapkan pembangunan tahap dua. 

Pengembangan ini untuk melengkapi wahana dan fasilitas yang dibutuhkan pengunjung sehingga Bukit Sidoguro lebih nyaman sekaligus memanjakan masyarakat.

“Pembangunan tahap dua yang akan dilakukan mulai tahun ini. Alokasi dana mencapai Rp 2 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pusat. Wahana akan ditambah dan fasilitas akan lebih lengkap. Semoga wisata Bukit Sidoguro menjadi ikon wisata Klaten,” jelas Ahmad.

Sejak  diresmikan Bupati Klaten Sri Mulyani akhir tahun lalu (29/12/2019), Bukit Sidoguro kian naik daun dan mengundang rasa penasaran masyarakat.

Tidak saja bisa melihat hamparan kota Klaten dari atas bukit.

Pesona Rowo Jombor yang indah bersabuk perbukitan hijau dipastikan memanjakan mata siapa saja yang memandang.

Apalagi ketika naik di menara pandang. 

Pagelaran Kethoprak Ceritakan Legenda Asal Muasal Bukit Sidoguro

Tidak saja bisa memotret wajah Klaten, Gunung Merapi dan Merbabu yang menjulang gagah bisa menjadi latar yang indah berswafoto.

Tidak hanya itu, empat pohon buatan di puncak bukit, dibangun dengan konsep  mirip taman di Singapura.

Tiang-tiang lampu putih menyambut pengunjung menghiasi jalan setapak menuju puncak bukit.

Wahana swafoto dengan tiang penyangga melengkung dengan puncaknya berbentuk lingkaran menjadi favorit pengunjung.

Tak jarang orang harus antri menaikinya, bergantian dengan pengunjung yang lain. 

Jadi warga yang penasaran wajib segera datang. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved