Yogyakarta

Tidak Ada Pasien Corona di DIY

Direktur Medik Keperawatan RSUP Dr Sardjito, Rukmono Siswishanto, mengatakan dalam jumpa pers pada Selasa (3/3/2020) sore bahwa hingga kini tidak dite

Tayang:
Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
Direktur Medik Keperawatan RSUP Dr Sardjito dr. Rukmono Siswishanto, Sp.OG (dua dari kiri) saat menggelar jumpa pers 

Misalnya, mahasiswa yang melakukan fieldtrip Malaysia-Singapura.

“Ada juga anak sekolah dasar yang tidak diizinkan masuk sekolah karena dikhawatirkan membawa virus dari Jepang. Yang memeriksa dokter spesialis anak konsultan paru,” tuturnya.

Narasumber lain yang hadir dalam kesempatan itu, Andaru Dahesih Dewi, Ketua Pengendalian Penyakit Infeksi RSUP Dr Sardjito mengingatkan masyarakat untuk sering mencuci tangan dengan cara yang benar.

“Cuci tangan yang benar ada enam langkah. Tidak boleh tergesa-gesa karena nanti akan percuma. Keseluruhannya setidaknya butuh 20 detik,” ujar Andaru.

Ia menambahkan, penggunaan masker hanya untuk orang yang sakit.

Agar tidak menularkan virus ke orang yang sehat.

“Jangan panik. Virus biasa ada di sekitar kita. Yang penting jaga kebersihan. Virus itu ditularkan melalui percikan udara. Jaga jarak lebih dari 1,5 m dari keramaian,” tuturnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved