Cerita Dua Mahasiswa Peraih IPK Tertinggi dan Lulusan Tercepat di Wisuda UNY Periode Kedua 2019/2020

Dua mahasiswa peraih IPK tertinggi dan lulusan tercepat dalam wisuda periode kedua tahun akademik 2019/2020 UNY

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
dok.humas UNY
Asyif Awaludin Romadhoni (baju Merah) dan Ahmad Aldo (abu-abu) sebagai lulusan terbaik dan tercepat UNY di periode kedua tahun akademik 2019/2020. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melangsungkan upacara wisuda sebanyak 1.122 lulusan untuk gelar Doktor, Magister, Sarjana dan Diploma di Gedung Olahraga (GOR) kampus setempat, Sabtu (29/2/2020).

Pada acara wisuda pada periode kedua tahun akademik 2019/2020 tersebut menempatkan Asyif Awaludin Romadhoni dari program studi Pendidikan sejarah dan Fakultas Ilmu Sosial, sebagai peraih indeks prestasi (IP) tertinggi untuk jenjang strata satu (S1).

Asyif berhasil lulus kuliah dari UNY dengan IPK 3.94.

Menurut dia, agar mendapatkan IPK tinggi, dirinya selalu banyak belajar baik di dalam kampus maupun diluar kampus.

Termasuk mengerjakan tugas-tugas kuliah tepat waktu.

"Tidak lupa berkomunikasi dengan Dosen. Agar kita tahu karakteristiknya," kata dia.

Asyif merupakan alumni dari SMAN 1 Jepara. Anak dari pasangan Ahmad Syaifudin Arif dan Sri Nuryati itu selama mahasiswa aktif di berbagai kegiatan kampus, antara lain, UKMF screen Fakultas Sosial, UKMP UNY dan Laboratorium Sejarah.

Menjadi lulusan terbaik tidak membuat Asyif kesulitan dalam mencari pekerjaan.

Saat ini, diakui dia, dirinya sudah diterima kerja sebagai Guru di almamaternya, SMAN 1 Jepara.

Kendati demikian, pemuda kelahiran 31 Desember 1997 itu mengaku masih berkeinginan untuk melanjutkan studi di jenjang S2.

Alasannya, karena masih memiliki orientasi untuk menjadi guru, Dosen sekaligus peneliti.

Sementara itu, di periode wisuda yang sama, lulusan tercepat diraih oleh Ahmad Aldo dari Program Studi Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik.

Ia dinobatkan menjadi lulusan sarjana tercepat dengan masa studi 3 tahun 3 bulan.

Menurut Aldo, menjadi lulusan tercepat membutuhkan perjuangan yang tidak mudah.

"Saya harus berusaha menjadi orang yang konsisten," ucap pemuda kelahiran Palembang, 31 Agustus 1998 itu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved