Yogyakarta
Terkait Penangguhan Umrah, Biro Perjalanan Berharap Visa Jemaah Tidak Hangus
Kepala Cabang Iman Arofah Travel Yogyakarta berharap ada kebijkan dari Arab Saudi agar visa calon jemaah Umroh tidak hangus.
Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Cabang Iman Arofah Travel Yogyakarta, Muhammad Zubad mengatakan bahwa sesuai dengan jadwal perencanaan, ia memberangkatkan 14 calon Jemaah Umrah pada 27 Februari 2020.
Namun rencana tinggal rencana menyusul kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menutup akses masuk bagi wisatawan maupun Jemaah yang hendak melaksanakan ibadah Umrah.
Zuhad pun menceritakan, bahwa di Jakarta, maskapai yang ditumpangi belum menerima informasi tersebut.
Ia pun menjelaskan bahwa saat masuk lounge, semua rombongan masih tenang.
• Terkait Penangguhan Umrah dan Wisata di Arab, Gubernur DIY Minta Calon Jemaah Menunggu
Namun ketika makan siang, mulai tersebar informasi tentang penutupan akses tersebut.
Namun biro perjalanannya ingin memastikan penerbangan ke Arab Saudi apakah tetap ada atau dibatalkan.
"Keluar boarding, kita yakin terbang. Masuk imigrasi ternyta sudah ada kepastian imbauan tidak ada penerbangan. Pesawat sudah standby di bandara. Kita ya dengan dihadapkan hal mendadak kita tidak bisa tergesa-gesa. Kita tunggu pihak terkait, Kemenag, Kemenlu, maskapai untuk kejelasan memberikan alternatif," urainya, Jumat (28/2/2020).
Tetapi setelah 1 jam menunggu, Zuhad mengatakan tidak ada kepastian kapan penerbangan akan dibuka sehingga ia pun memutuskan untuk segera menyampaikan hal tersebut kepada para jemaah.
"Akhirnya kita tidak ada kepastian kemudian kita putuskan pulang ke Yogya dengan pesawat Garuda. Kami yang menanggung biayanya. Update ke jemaah pihak terkait supaya kapan Saudi membuka kita reschedule lagi," ungkapnya.
• Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan
Ia meyakini bahwa kebijakan Arab Saudi tidak berlangsung lama.
Meski demikian ia berharap agar ada kebijkan dari Arab Saudi agar visa calon jemaah Umroh tidak hangus.
"Jadwal lagi bulan Maret itu pada 31 Maret kurang lebih sekitar 30-40an kita buka. Tapi kemarin ada pertanyaan berangkat apa nggak? yang penting proses paspor dulu. Pembayaran yang sudah masuk travel, kita jamin," tegasnya.
Zuhad mengatakan, bahwa jadwal pemberangkatan Jemaah Umrah di Februari ini sebanyak tiga kali yakni 19, 21, dan 27 Februari 2020.
"Terkait kerugian, kami belum menghitung. Pembatalan langsung kita kondisikan booking ulang bookingan tidak hangus. Ada yang hangus, ada yang tidak, diurus pihak kita yang penting kita berikhtiar karena ini musibah. Keberangkatan 19 dan 21 Februari sudah berangkat, mungkin tinggal pulang saja," bebernya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)