Breaking News:

Siswa SMP di Sleman Hanyut

Satu Korban Susur Sungai SMP N 1 Turi Kembali Teridentifikasi, Berikut Identitasnya

Satu Korban Susur Sungai SMP N 1 Turi Kembali Teridentifikasi, Berikut Identitasnya

Penulis: Santo Ari | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/Santo Ari
Korban susur sungai yang berhasil diidentifikasi langsung diserahkan kepada pihak keluarga, Sabtu (22/2/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM - Satu lagi korban susur sungai siswi SMP N 1 Turi berhasil diidentifikasi.

Korban yang berhasil teridentifikasi adalah yang ditemukan di dam Lengkong sekitar pukul 10.15 wib.

Pipit Eriyanto, Humas Basarnas Yogyakarta mengatakan korban yang ditemukan di Dam Lengkong bernama Nadine Fadilah.

"Korban ditemukan di dasar Dam Lengkong sedalam 3-4 meter, sementara yang di Dam Polowidi belum terkonfirmasi," ujarnya.

Setelah diidentifikasi oleh pihak keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Donokerto, Turi.

Dengan hasil ini berarti total sudah ada 8 siswi yang ditemukan dan berhasil diidentifikasi.

Ayah Khoirunnisa, Korban Tewas Susur Sungai SMP N 1 Turi : Allah Bisa Memanggil Dengan Cara Apa Pun

Radius Pencarian Korban Hanyut Susur Sungai SMPN 1 Turi Diperluas Sampai Gamping

Kabasarnas Pimpin Langsung Operasi Pencarian Korban Susur Sungai di Sleman, Update Data Korban Tewas

TRAGEDI SUSUR SUNGAI DI SLEMAN: Khoirunnisa Dimakamkan Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Selain korban atas nama Nadine Fadila, Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana melalui rilisnya menjelaskan bahwa korban yang ditemukan meninggal sejak Jumat kemarin yakni Sovie Aulia (15) warga Srumbung, Magelang.

Arisma Rahmawati (13) warga Ngentak Bangunkerto, Turi. Nur Azizah (15) warga Kembangarum, Donokerto, Turi.

Lathifa Zulfaa (15) yang juga warga Kembangarum. Khoirunnisa Nurcahyani Sukmaningdyah (14), Evieta Putri Larasati (13), Faneza Dida (13) ketiganya merupakan warga Girikerto, Turi.

Adapun susur sungai Sempor tersebut diikuti 249 siswa dari SMP N 1 Turi yang terdiri dari 124 siswa kelas 7 dan 125 siswa kelas 8.

"Terkonfirmasi selamat 216 siswa. Namun sebanyak 23 siswa mengalami luka di mana 21 siswa mendapat rawat jalan atau diperbolehkan pulang dan dua siswa menjalani rawat inap di Puskesmas Turi," terangnya.(Tribunjogja/Santo Ari)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved