Siswa SMP di Sleman Hanyut

Tangis Histeris Para Orangtua Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Hanyut saat Kegiatan Susur Sungai

Tangisan haru dan suara histeris keluarga tumpah saat tiba di lokasi evakuasi, di Klinik Pratama Swa, Turi, Sleman, Jumat (21/2/2020) sore.

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Muhammad Fatoni
twitter @merapi_news
Siswa-siswi SMPN 1 Turi Sleman yang dievakuasi ke klinik dan puskesmas terdekat, Jumat (21/2/2020) 

Nur Hasan menambahkan, total murid yang akan mengikuti kegiatan tersebut yakni 257. Namun, tidak semua yang berangkat mengikuti kegiatan.

Sementara, dari jumlah tersebut baru 146 murid yang melakukan presensi. "Yang belum ketemu kami belum tahu ya," tambahnya.

Dari jumlah murid yang datang dievakuasi ke klinik Pratama Swa, dikatakan ada empat korban selamat dan telah diantar ke rumah masing-masing.

Kronologi Sementara

Peristiwa nahas menimpa sejumlah siswa SMP di Turi, Sleman, ketika melakukan kegiatan susur sungai, Jumat (21/2/2020).

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan, terdapat lebih kurang 250 siswa yang melakukan susur sungai dalam rangka kegiatan pramuka.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, ketika siswa-siswi tersebut turun untuk memulai kegiatan susur sungai, di lokasi tersebut belum turun hujan.

"Namun ternyata di hulu sungai hujan," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Jumat (21/2/2020) sore.

Akibatnya sejumlah siswa dilaporkan hanyut akibat terseret arus air yang sangat deras.

Saat ini dilaporkan juga bahwa proses evakuasi dan pendataan anak, masih dilakukan.

"Tim SAR gabungan saat ini tengah menyusur sungai Sempor, sementara untuk yang terluka dibawa ke Rumah Sakit SWA," katanya. 

Sebelumnya, Kapolsek Turi, AKP Catur Widodo, melalui sambungan telepon membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya (benar), untuk informasi lebih lanjut kita belum bisa laporkan, masih di lapangan," katanya kepada Tribunjogja/com, Jumat sore.

Adapun kejadian ini, menurut laporan dari Supervisor Pusdalops DIY, Indra, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Sungai Sempor, Dukuh Donokerto Turi.

Hingga berita ini dibuat, Mas'ud Rofiqi yang juga selaku Supervisor Pusdalops DIY mengatakan Tim SAR gabungan dari TRC BPBD, PMI maupun rekan-rekan relawan yang lain masih melakukan pencarian dan upaya evakuasi. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved