Advertorial

Taruh Kepercayaan Penuh pada BPD DIY Syariah

Menginjak usia ke-13, Bank BPD DIY Syariah terus berkomitmen memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat ekonomi syariah di DIY.

Tayang:
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Owner Hamzah Batik, Hamzah Sulaeman menjadi nasabah setia BPD DIY Syariah sejak BPD DIY Syariah berdiri 13 tahun lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menginjak usia ke-13, Bank BPD DIY Syariah terus berkomitmen memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat ekonomi syariah di DIY.

Tak terkecuali bagi salah satu nasabah setia bank BPD DIY Syariah yakni Owner Hamzah Batik, Hamzah Sulaeman.

Hamzah bergerak mengembangkan bisnisnya bersama BPD DIY Syariah sejak pertama kali BPD DIY Syariah hadir.

Dirinya menaruh kepercayaan pada BPD DIY Syariah karena dinilai sesuai dengan model bisnis yang ia jalankan.

"Karena sesuai dengan model bisnis saya yakni bagi hasil. Dalam berbisnis model bagi hasil ini memiliki semangat yang bagus agar termotivasi untuk laris," ujar Hamzah saat ditemui Tribun Jogja, Selasa (18/2/2020).

Santoso Rohmad Bicara Bank BPD DIY Syariah

Ia juga menambahkan, pelayanan BPD DIY Syariah juga tak pernah mengecewakan.

Lebih dari satu dekade Hamzah menjadi nasabah BPD DIY Syariah, ia mengaku selalu mendapat pelayanan terbaik.

"Dari segi pelayanan, baik. Karena sudah lama juga saya menjadi nasabah. Saya juga pernah hadir sebagai pembicara di BPD Syariah, untuk sharing bagaimana melayani dengan baik," ungkapnya.

Menurutnya, trust atau kepercayaan inlah yang menjadi kunci utama. Kepercayaan menjadi hal yang sulit didapatkan dan harus dibangun.

"Kaitannya dengan kepercayaan. Trust harus terbangun," kata Hamzah.

Ia pun mendukung BPD DIY Syariah untuk terus memperluas jangkauan kepada masyarakat.

Terlebih bagi masyarakat pelaku usaha yang tentu membutuhkan layanan perbankan.

BPD DIY Pasang Target Pertumbuhan Kredit 2020 Sebesar 12 Persen

"BPD DIY Syariah semoga ke depan jaringannya lebih luas. Ditambah seperti bank lainnya. Juga ditambah di tempat-tempat strategis agar mudah dijangkau masyarakat," tuturnya.

Hamzah juga berharap BPD DIY Syariah bisa semakin menyentuh masyarakat dengan usaha kecil atau UMKM.

"Misal di Beringharjo, di sana strategis karena menampung banyak pedagang. Dekat dengan pusat usaha dan UMKM juga," jelasnya.

Harapannya selain itu yakni BPD DIY Syariah juga dapat menjangkau nasabah di sekitar DIY.

"Semoga bisa meluas ke sekitaran DIY Jateng mempermudah bisnis di daerah luar DIY," ujar Hamzah yang juga Owner House of Raminten ini.

Tak hanya itu, ia juga memiliki harapan agar BPD DIY Syariah semakin banyak menggaet nasabah.

"Di Yogyakarta banyak masyarakat muslim yang dalam syariah tidak bisa menerima bunga, hanya bisa menerima bagi hasil. Semoga bisa lebih banyak nasabah muslim. Karena yang bukan muslim pun menaruh percaya pada BPD DIY Syariah," ungkapnya.

Berkembang bersama BPD DIY Syariah menjadi pilihan Hamzah karena bisa berkontribusi langsung pada pemerintah daerah.

BPD DIY yang kemudian hadir juga BPD DIY Syariah menurutnya menjadi sumber penghasilan terbesar Pemerintah Daerah.

BPKH Tetapkan BPD DIY Unit Usaha Syariah Sebagai BPS-BPIH Mitra Investasi

"Saya dulu memilih BPD karena saya mendengar, terutama saya di Hamzah Batik karena di sana juga milik pemerintah," kata dia.

"Yang paling memberi keuntungan adalah BPD, dan ada BPD DIY Syariah. Saya memilih itu karena kalau untung, untungnya masuk ke pemerintah," jelasnya.

Ke depan, ia pun berharap dapat terus berkembang bersama BPD DIY Syariah untuk menjalankan Hamzah Batik.

Ia mantap dan percaya berkembang bersama BPD DIY Syariah.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved