Breaking News:

Bisnis

BPKH Tetapkan BPD DIY Unit Usaha Syariah Sebagai BPS-BPIH Mitra Investasi

BPKH selaku pihak yang berwenang untuk memilih dan menetapkan Bank Umum Syariah atau Unit Usaha Syariah sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyeleng

IST
Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu (baju putih) saat menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kepada Cahyo Widi (baju biru) Direktur Umum Bank BPD DIY sebagai mitra investasi pada Unit Usaha Syariah Bank BPD DIY di Yogyakarta, Jumat (7/2/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) selaku pihak yang berwenang untuk memilih dan menetapkan Bank Umum Syariah atau Unit Usaha Syariah sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH) mitra dalam pengelolaan Keuangan Haji telah resmi menetapkan Bank BPD DIY Unit Usaha Syariah (BPD DIY Syariah) sebagai Mitra Investasi.

Ditetapkannya BPD DIY-Unit Usaha Syariah sebagai Mitra Investasi ini menambah dua fungsi yang telah ada sebelumnya yakni sebagai BPS BPIH fungsi Penerimaan dan fungsi Penempatan.

Serah Terima Surat keputusan Penetapan ini secara simbolis dilakukan oleh Anggito Abimanyu selaku Kepala Badan Pelaksana BPKH kepada Cahyo Widi Direktur Umum Bank BPD DIY dan disaksikan oleh anggota DPD RI Cholid Mahmud.

Realisasi Penambahan Kuota Haji Asal Indonesia Tunggu Proyek Perluasan Selesai

"Dengan penetapan Fungsi Mitra Investasi ini, maka BPD DIY-UUS dapat menjalin kerjasama pengelolaan dana haji dalam bentuk investasi seperti Pembiayaan yang diterima, Joint Financing dan KIK EBA Syariah. Penetapan fungsi baru ini akan meningkatkan peran BPD DIY-UUS untuk lebih dapat berkontribusi bagi pembangunan wilayah Yogyakarta," papar Anggito usai penyerahan resmi di Kantor BPD DIY, Jumat (7/2/2020).

Anggito menjelaskan BPS BPIH yang ditetapkan harus memenuhi persyaratan kesehatan bank, persyaratan teknologi informasi dan virtual account, pengembangan produk, permodalan, jumlah jamaah dan kemampuan cash management.

Lebih jauh, pada 2019 Pendaftar haji DIY tercatat ada 13.209 jamaah dari total keseluruhan pendaftar jamaah haji Indonesia yang mencapai 748.114.

Dari jumlah tersebut Bank BPD DIY mampu melampaui target mencapai 682 jamaah.

Demi Undangan Haji Sang Ibu, Pria Asal Jambi dan Anaknya Rela Bermotoran ke Mekkah Selama 8 Bulan

Cahyo Widi Direktur Umum Bank BPD DIY menjelaskan selama 2019, BPD DIY Unit Usaha Syariah telah mampu menerima pembiayaan haji jamaah mencapai Rp 17 Miliar lebih selama 2019.

Dana ini didapat dari 682 jamaah yang memercayakan biaya hajinya pada BPD DIY Syariah.

Selain itu, BPD DIY Syariah juga menghimpun dana setoran awal haji sebanyak 125 orang dengan nilai Rp 1,8 Miliar. Praktis selama satu tahun, BPD DIY Syariah mampu melayani uang jamaah haji senilai Rp 18,8 Miliar.

Kedepan, dengan adanya penetapan fungsi Mitra Investasi BPKH, pihaknya optimis mampu melampau lebih jauh dan melayani masyarakat lebih luas.

"Kita yakin tahun yang akan datang jumlah itu akan lebih banyak dan BPD DIY Unit Usaha Syariah bisa menerima setoran haji terbesar di DIY. Saya berharap kinerja Unit Usaha Syariah ini akan terus meningkat seiring persiapan spin off atau pemisahan unit usaha menjadi bank umum syariah yang kita targetkan terealisasi sebelum 2023," paparnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved