Bisnis

BPD DIY Pasang Target Pertumbuhan Kredit 2020 Sebesar 12 Persen

Bank BPD DIY optimis di angka 12% tersebut karena melihat peluang di DIY yang cukup besar.

BPD DIY Pasang Target Pertumbuhan Kredit 2020 Sebesar 12 Persen
internet
BPD DIY 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank BPD DIY memasang target pertumbuhan kredit di 2020 di angka 12%.

Angka ini termasuk tinggi dibanding realisasi pertumbuhan kredit perbankan yang tercatat Bank Indonesia yakni 6,08 %.

Direktur Pemasaran Bank BPD DIY, R Agus Trimurjanto mengatakan pihaknya optimis di angka 12% tersebut karena melihat peluang di DIY yang cukup besar.

Ia menyasar usaha kecil atau UMKM yang memang banyak tumbuh di DIY.

BPKH Tetapkan BPD DIY Unit Usaha Syariah Sebagai BPS-BPIH Mitra Investasi

"Ini angka yang sangat spektakuler, karena rata-rata realisasi 2019 berdasar laporan BI kemarin hanya sekitar 6%. Di 2020 perkiraan dari regulator pun hanya kisaran 10%, tapi kami di angka 12% mencoba memberanikan diri untuk lebih optimis," ujarnya, Kamis (23/1/2020).

Agus menjelaskan, pihaknya tak hanya menyasar satu subyek usaha saja, tapi juga subyek lainnya yang berada di jalur bisnis tersebut.

"Misal saya memberikan kredit pada pedagang. Dia mengambil barang pada seseorang, nah orang ini juga kami kejar dalam tanda kutip," tuturnya.

Bank BPD DIY memang lebih cenderung menyasar UMKM. Kata Agus, karena di Yogyakarta tidak memiliki bisnis industri yang besar.

"Rata-rata juga di menengah ke bawah," katanya.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

Pihaknya menyasar beberapa sektor yang bank-bank besar enggan masuk karena membutuhkan sumber daya manusia yang banyak.

"Seperti usaha mikro dan pedagang di pasar. Dan itu keahlian kami untuk nasabah ini," ujar Agus.

Ia menambahkan, sektor konsumtif rumah tangga juga penting dan sering luput dari perhatian.

Padahal sektor tersebut yang menurutnya bisa menggerakkan sektor real.

"Misal saya membiayai orang membeli motor, tapi pasti beli bensin untuk bisa jalan sektor realnya jalan. Jadi konsumtif pun kami sasar ke sana. Kami harus pilih sektor yang aman di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang ini," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Amalia Nurul F
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved