Ini Alasan PDIP Umumkan Balon Kepala Daerah Solo pada 23 Februari

PDI Perjuangan memutuskan untuk mengumumkan bakal calon kepala daerah di tiga wilayah pada 23 Februari mendatang.

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto ditemui seusai membuka rapat kerja daerah DPC PDIP Bantul, Minggu (24/11/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - PDI Perjuangan memutuskan untuk mengumumkan bakal calon kepala daerah di tiga wilayah pada 23 Februari mendatang.

Ketiga wilayah yang pengumuman bakal calon kepala daerahnya ditunda yakni Solo, Bali dan Makassar.

Sementara pengumuman rekomendasi PDIP terhadap calon yang akan diusung di Pilkada 2020 sebagian besar akan dilaksanakan pada Rabu (19/2/2020) besok.

Bakal calon kepala daerah ketiga wilayah tersebut baru akan diumumkan setelah perayaan Hari Raya Galungan.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya belum akan mengumumkan nama bakal calon kepala daerah Solo yang akan diusung pada Rabu (19/2/2020).

Kata dia, PDI-P akan mengumumkan bakal calon kepala daerah Solo bersamaan dengan pengumuman bakal calon kepala daerah Makassar dan Bali.

"Pada dasarnya Kota Solo sudah siap. Tapi pelaksanaan sesuai aspirasi, setelah tanggal 23 Februari. Nanti akan bersamaan dengan para calon dari Bali dan juga beberapa wilayah ibu kota provinsi seperti Makassar," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2020).

KPK Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Terkait Kasus Suap PAW Anggota DPR RI

Alasannya, besok (19/2/2020) bertepatan dengan hari raya umat Hindu yakni Hari Raya Galungan.

"Jadi besok dipastikan Solo, Makassar dan seluruh kabupaten atau kota di Bali belum diumumkan. Nanti Solo, sama-sama dengan Bali dan Kota Makassar," ungkapnya.

Hasto melanjutkan, bakal calon kepala daerah yang akan diumumkan besok di antaranya Ngawi, Lamongan, Malang, dan Sumenep.

Halaman
12
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved