Dikawal Polisi Militer Rusia, Turki Tarik Tentara dari Pos Terdepan Idlib

Pos pengamatan yang didirikan Turki itu tadinya ada di wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata pemberontak.

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Muhammad Fatoni
https://southfront.org
Polisi Militer Rusia mengawal konvoi kecil kendaraan militer Turki yang diduga membawa pasukan dari pos terdepan mereka di wilayah Idlib. 

TRIBUNJOGJA.COM, DAMASKUS – Polisi Militer Rusia mengawal konvoi kecil kendaraan militer Turki yang diduga membawa pasukan dari pos terdepan mereka di wilayah Idlib.

Pos pengamatan yang didirikan Turki itu tadinya ada di wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata pemberontak.

Namun kini telah direbut kembali pasukan Suriah.

Belum diketahui letak persis pos yang ditinggalkan pasukan Turki itu.

Berita ini dipublikasikan situs berita Southfront.org, Selasa (18/2/2020).

Battle of Idlib, Pertempuran Pamungkas Rakyat Suriah

NATO Tak Punya Rencana Dukung Langsung Aksi Militer Turki di Idlib Suriah

Konvoi yang melintasi jalan raya M5 menghubungkan Damaskus-Aleppo dan juga Idlib terdiri ranpur Polisi Militer Rusia, satu unit mobil jip putih, disusul dua truk militer Turki, dua mobil tangki, dan ditutup truk militer Rusia.

Presiden Tayyip Erdogan berkali-kali mengultimatum akan menggunakan segala cara, jika pasukan Suriah tidak mundur atau meninggalkan Provinsi Idlib.

Namun peringatan keras itu tak digubris Damaskus dan Rusia.

Operasi militer memburu teroris di Idlib terus dilakukan dan berhasil mengusir mereka dari daerah pinggiran Idlib.

Tiga pekan lalu, Turki mengirimkan pasukan, senjata dan kendaraan tempur dalam jumlah cukup besar ke Idlib.

Senin (17/2/2020) Turki juga dikabarkan mengirim lagi pasukan, logistik, dan persenjataan dalam jumlah besar ke Idlib.

Kendaraan tempur multiple rocket launcher juga disiagakan di Reyhanli, kota di perbatasan Suriah-Turki yang masuk wilayah Provinsi Hatay.

Battle of Idlib
Battle of Idlib (SputnikNews)

Sebanyak 14 tentara Turki tewas di Idlib dan sekitarnya akibat serangan pasukan Suriah, yang mengejar para teroris dan berusaha
memulihkan kedaulatan negaranya.

Idlib jadi kantong besar kelompk-kelompok bersenjata yang tadinya tersebar d berbagai front. Hayat Tahrir al-Sham menjadi kelompok bersenjata terbesar di wilayah ini.

Mereka mendapat dukungan langsung dari Turki. Logistik maupun persenjataan dari personal hingga yang canggih seperti, drone, rudal antitank, dan peluncur roket ganda.

Pasukan Haftar Ledakkan Kapal Turki Pembawa Senjata ke Libya

Turki Kirim Pasukan Komando ke Suriah, Krisis Idlib Makin Menegangkan

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved