Tiga Tentara Turki Tewas di Front Tempur Idlib Bagian Utara

Tiga tentara Turki tewas, sejumlah lainnya luka-luka ketika terjadi bentrokan melawan pasukan Suriah

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
AP
Tentara Turki 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT – Tiga tentara Turki tewas, sejumlah lainnya luka-luka ketika terjadi bentrokan melawan pasukan Suriah di sekitar Pangkalan Udara Taftanaz di Provinsi Idlib bagian utara.

Meski tewas dalam pertempuran sengit, belum jelas diketahui apakah ketiga tentara Turki itu terkena serangan udara atau artileri darat.

Demikian diberitakan situs berita Al Masdar News yang berpusat di Beirut, Lebanon, Senin (10/2/2020) malam WIB.

Militer Turki menerjunkan tentaranya ke Pangkalan Udara Taftanaz, mendirikan pos militer, dan menduduki wilayah Suriah tanpa permisi.

Sesudah tersiarnya kabar tewasnya tiga tentara Turki itu, helikopter tempur Turki mengudara dan berputar-putar di kawasan tersebut.

Di front lain, bentrokan pasukan Suriah melawan teroris Hayat Tahrir al-Sham yang didukung militer Turki pecah di bagian barat Kota Saraqib, Idlib, Senin (10/2/2020) petang WIB.

Kontak tembak dan hujan arileri terjadi di pedesaan Nayrab, San, dan Afis di Provinsi Idlib. Desa-desa ini terletak di sebalah barat Saraqib, menuju ibukota Idlib.

Saraqib dibebaskan pasukan Suriah beberapa hari lalu, setelah 7 tahun dikuasai teroris dan kelompok bersenjata pemberontak proksi asing.

Di kota ini terdapat persimpangan jalan raya (Highway M5, yang menghubungkan Damaskus ke Idlib dan Aleppo, kota industri Suriah.

BREAKING NEWS: Tentara Turki Backup Pemberontak Suriah Berusaha Rebut Kembali Saraqib

Bentrokan Bersenjata Suriah vs Teroris Dukungan Turki Pecah di Sebelah Barat Saraqib

Serangan balik selain dimotori HTS, juga didukung National Syrian Army, kelompok bersenjata lain yang juga disokong Turki.   

Untuk pertama kalinya, kelompok pemberontak HTS menggunakan kendaraan lapis baja TSK buatan Turki. Kendaraan tempur ringan juga pengangkut personel itu diduga pemberian militer Turki.

Diberitakan sebelumnya, kelompok pemberontak jaringan Al Qaeda didukung pasukan Turki, menggelar serangan besar guna merebut kembali Kota Saraqib di Provinsi Idlib.

Serangan besar menggunakan perlengkapan tempur baru pasokan Turki itu dimulai Senin (10/2/2020) siang waktu setempat, atau sore ini WIB.

Jaringan berita Al Masdar News dari Beirut melaporkan, serangan dimotori kelompok Hayat Tahrir al-Sham, yang dulunya bernama Jabhat al-Nusra atau Nusra Front.

Serbuan balik setelah pasukan Suriah merebut kembali Saraqib dari tangan teroris, diawali tembakan artileri berat dari wilayah selatan Provinsi Aleppo yang masih dikuasai teroris.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved