BREAKING NEWS: Tentara Turki Backup Pemberontak Suriah Berusaha Rebut Kembali Saraqib
BREAKING NEWS: Tentara Turki Backup Pemberontak Suriah Berusaha Rebut Kembali Saraqib
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT – Kelompok pemberontak jaringan Al Qaeda didukung pasukan Turki, menggelar serangan besar guna merebut kembali Kota Saraqib di Provinsi Idlib.
Serangan besar menggunakan perlengkapan tempur baru pasokan Turki itu dimulai Senin (10/2/2020) siang waktu setempat, atau sore ini WIB.
Jaringan berita Al Masdar News dari Beirut melaporkan, serangan dimotori kelompok Hayat Tahrir al-Sham, yang dulunya bernama Jabhat al-Nusra atau Nusra Front.
Serbuan balik setelah pasukan Suriah merebut kembali Saraqib dari tangan teroris, diawali tembakan artileri berat dari wilayah selatan Provinsi Aleppo yang masih dikuasai teroris.
Video yang dipublikasikan situs berita Southfront.org, menunjukkan tembakan roket bertubi-tubi diluncurkan dari garis belakang pemberontak.
Sementara kelompok bersenjata melakukan penetrasi dikawal tentara Turki. Seragam baru, berikut senjata yang dikirim Turki kini dikuasai kelompok Hayat Tahrir al-Sham.
Presiden Turki Tayyip Erdogan pada 5 Februari 2020 mengancam akan menyerang balik pasukan Suriah, jika mereka tidak menghentikan operasi militer merebut Idlib.
• Chungha Rayakan Ulang Tahun ke-24, Donasikan Rp240 Juta untuk Beli Masker, Cegah Virus Corona
Erdogan meminta pasukan Suriah mundur dari Idlib dan member batas waktu hingga akhir Februari. Sejak Sabtu (8/2/2020), konvoi besar kendaraan militer Turki memasuki Idlib dari wilayah Hatay.
Mereka mendirikan pos-pos militer baru di wilayah kedaulatan Suriah yang sejak 2013 direbut kaum pemberontak.
Turki secara illegal menduduki dan menempatkan pasukan militernya di wilayah Suriah. Mereka mengikuti jejak AS dan pasukan koalisi yang juga menduduki wilayah Suriah utara yang kaya minyak.
Erdogan beralasan, kehadiran pasukan Turki untuk melindungi “saudara-saudara” mereka, mencegah pertumpahan darah, dan meredam arus pengungsi dari Suriah ke wilayah mereka.
Selain di Idlib, pasukan Turki juga menguasai Kota Afrin, sebagian Manbij, sebagian Kobane, yang semula dikontrol SDF dan YPG, paramiliter Kurdi Suriah.
Belum ada tanggapan dari pemerintah maupun militer Suriah terkait serangan balik teroris ke Saraqib ini. Rusia sebagai sekutu utama Suriah, juga belum mengeluarkan komentar.(Tribunjogja.com/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/erdogan-turki_20161225_162655.jpg)