Gunungkidul

Bupati Gunungkidul Resmikan Hasil Revitalisasi Pasar Playen

Kondisi Pasar Ngawu yang baru kali ini diharapkan semakin menambah semangat para pedagang untuk meningkatkan pendapatannya.

Bupati Gunungkidul Resmikan Hasil Revitalisasi Pasar Playen
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bupati Gunungkidul Badingah saat meresmikan hasil revitalisasi Pasar Ngawu, Playen, Rabu (05/02/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hasil revitalisasi Pasar Ngawu, Playen, Gunungkidul diresmikan pada Rabu (05/02/2020) pagi ini.

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Gunungkidul, Badingah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Johan Eko Sudarto mengatakan revitalisasi Pasar Ngawu menghabiskan biaya sebesar Rp 8,1 miliar.

"Biaya tersebut bersumber dari berbagai dana, mulai dari APBD hingga Dana Alokasi Umum (DAU) Gunungkidul," kata Johan dalam sambutannya.

Polemik Status Staf Desa, SKD Gunungkidul Pilih Tunggu Hasil Pertemuan DPRD dengan Kemendagri

Ia merinci, biaya Rp 8,1 miliar tersebut terbagi atas APBD Gunungkidul 2014 sebesar Rp 809 juta, Dana Alokasi Khusus (DAK) 2018 sebesar Rp 2 miliar, DAK 2019 Rp 2,1 miliar, serta DAU 2019 sebesar Rp 2,3 miliar.

Hasil revitalisasi Pasar Ngawu, Playen sendiri mencakup luasan area 1,739 meter persegi.

Total terdapat sekitar 76 kios yang telah siap digunakan, antara lain 30 kios bagian depan, 8 kios daging dan 38 kios bagian belakang.

Pasar Ngawu saat ini juga sudah dilengkapi area penggilingan daging, musala, toilet, hingga tower air.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

"Sebanyak 481 pedagang siap menempati kios baru di pasar ini," ujar Johan.

Badingah berharap kondisi Pasar Ngawu yang baru kali ini semakin menambah semangat para pedagang untuk meningkatkan pendapatannya.

Ia pun mengingatkan agar pedagang tidak membuang limbah atau sampah secara sembarangan.

Sebab menurutnya hal tersebut menjadi masalah pelik yang ada di pasar-pasar tradisional di Gunungkidul.

"Para pedagang di sini terutama harus mampu menerapkan pola bersih dan sehat, agar pembeli nyaman untuk berbelanja," kata Badingah. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved