Pendidikan
Mahasiswa Doktoral UAD Ceritakan Kondisi Terkini di China
Ia menuturkan, Pemerintah China telah memberikan instruksi kepada kampus-kampus maupun pusat-pusat pelayanan publik untuk sigap menangani penyebaran v
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
Semua daya upaya tersebut dimaksudkan untuk segera meredam penyebaran virus jenis baru tersebut.
"Para mahasiswa doktoral dari UAD yang masih bertahan di China telah mengikuti imbauan maupun prosedur yang telah ditetapkan pemerintah maupun kampus, sehingga sejauh ini dilaporkan dalam kondisi aman dan kesehatan tetap terjaga," ujar dia.
Selain itu, koordinasi antar anggota PPIT, pengurus PPIT di semua ranting, KBRI di Beijing, KJRI di wilayah masing-masing dan Kemenlu RI terus diupayakan secara intensif.
Khususnya untuk mahasiswa internasional dari Indonesia di Wuhan, sedang diusahakan pemulangan ke Indonesia.
Sedangkan, untuk mahasiswa-mahasiswa di kota-kota lain tetap berada di lokasi masing-masing dengan mematuhi prosedur keselamatan yang ditetapkan dan terus berkoordinasi dengan PPIT ranting masing-masing.
"Sejauh ini, tidak ada laporan kasus yang menyebutkan adanya infeksi virus terhadap semua mahasiswa Indonesia yang berada di wilayah China," katanya.
• Marak Hoaks Virus Corona, RSUP Dr Sardjito Alami Penurunan Jumlah Pasien
Ia mengatakan, mahasiswa yang tetap bertahan di China maupun masyarakat di Indonesia diimbau untuk tetap tenang dan lebih bijak dalam menerima serta menyebarkan konten-konten mengenai kasus outbreak di China ini.
Bantuan moral dan spiritual sangat diperlukan untuk mendukung WNI yang tengah bertahan di China.
"Selain itu, dukungan dunia juga dibutuhkan oleh Pemerintah China yang tengah bekerja dengan sangat keras untuk menanggulagi penyebaran virus ini," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/adhita-dosen-teknologi-pangan-fti-uad-yang-tengah-menempuh-studi-s3.jpg)