Yogyakarta

RS JIH Rilis Klarifikasi Terkait Beredarnya Hasil Pemeriksaan Pasien Diduga NCOV

Arba'ati menambahkan, pasien balita asal Shanghai, China yang datang bersama orangtuanya tersebut mengeluhkan panas, demam dan sesak napas yang diduga

Tayang:
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawestri
situasi pelayanan di RS JIH 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Di masyarakat beredar sebuah hasil pemeriksaan pasien yang diklaim milik Rumah Sakit JIH.

Dalam hasil pemeriksaan tersebut isinya memuat data pasien balita laki-laki usia tiga tahun asal Shanghai, China yang didiagnosis obs dypneu susp pneumonia NCOV.

Menanggapi hal tersebut, Public Relations RS JIH Arba'ati membenarkan bahwasanya pada 28 Januari 2020 pukul 08.44 WIB, UGD RS JIH menerima pasien balita dengan diagnosa dyspneu, sesak napas yang diduga Pneumonia, NCOV.

"Terkait berita tersebut, memang betul kami menerima pasien pada 28 Januari 2020 di UGD bahwa pasien tersebut mengeluhkan demam dan sesak napas diduga mengarah ke sana. Tapi itu kan baru dugaan," katanya.

Bandara Soekarno Hatta Siaga Mengantisipasi Masuknya Virus Corona

Arba'ati menambahkan, pasien balita asal Shanghai, China yang datang bersama orangtuanya tersebut mengeluhkan panas, demam dan sesak napas yang diduga pneumonia, NCOV.

"Baru diagnosa, mengarah ke sesak napas. Pasien tersebut belum positif. Tapi karena saat ini sedang wabah corona, dan pasien tersebut ada gejala-gejala yang hampir mirip corona maka kita rujuk ke RSUP Dr Sardjito untuk mendapatkan kepastian diagnosa," ujarnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini RS JIH tidak merawat pasien dengan suspect virus Corona.

"Tapi sampai saat ini kami (RS JIH) tidak merawat pasien virus corona," ungkap dia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved