Breaking News:

Pencegahan Corona di Yogyakarta

Antisipasi Korona, Dinkes Sleman Minta RS Aktifkan Kembali Ruang Isolasi

Pemkab Sleman pun turut berkoordinasi dengan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, yang menjadi pintu kedatangan bagi turis mancanegara, terma

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman turut melakukan berbagai langkah antisipasi dalam menghadapi masuknya virus Korona ke wilayah ini.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan sudah meminta seluruh rumah sakit untuk mengaktifkan kembali ruang isolasi.

"Biasanya kan rumah sakit memiliki ruang itu dan jarang digunakan. Nah, kali ini kami minta mereka mengaktifkan kembali ruang tersebut," jelas Joko di RSA UGM, Selasa (28/01/2020).

Ini yang Terjadi Bila Tubuh Terinfeksi Virus Corona: Awalnya Batuk, Demam Tinggi lalu ke Paru-paru

Menurut Joko, ruang tersebut nantinya digunakan jika terdapat suspect atau pasien yang terduga terjangkit virus Korona.

Ruang tersebut biasanya digunakan untuk menangani pasien yang terkena penyakit seperti tuberkulosis (TBC) dan difteri.

Pasien Korona sendiri dicirikan dengan gejala pneumonia hingga demam tinggi.

"Yang pasti seperti RSUP Sardjito sudah siap, begitu juga dengan RSUD Sleman hingga JIH turut menyiapkan ruang isolasinya," jelas Joko.

Pemkab Sleman pun turut berkoordinasi dengan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, yang menjadi pintu kedatangan bagi turis mancanegara, termasuk dari Tiongkok di mana virus Korona berawal.

Menurutnya, pihak bandara akan langsung melakukan pengecekan terkait kondisi para penumpang asing yang baru tiba di Bandara Adisutjipto.

Cerita Tim Medis Tangani Pasien Virus Corona: Tak Ada Waktu ke Toilet, Terpaksa Pakai Popok Dewasa

"Pengecekan dan monitoring tersebut dilakukan oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Joko.

General Manager PT Angkasa Pura (AP) 1 Agus Pandu Purnama sebelumnya mengatakan sudah meningkatkan keamanan di pintu kedatangan internasional.

Penumpang akan dicek suhu tubuhnya dengan alat pemantau suhu tubuh (Body Thermal Scanner). Adisutjipto sendiri diketahui melayani dua rute penerbangan internasional, yaitu Kuala Lumpur dan Singapura.

"Jika ada penumpang yang berpotensi membawa penyakit seperti virus Korona, maka akan langsung kami rujuk ke RSUP Dr Sardjito," kata Pandu. ( TRIBUNJOGJA.COM )

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved