Peresmian Underpass YIA
Underpass YIA Resmi Dibuka untuk Uji Coba bagi Masyarakat Umum
Konstruksi underpass ini sudah mendapatkan sertifikat laik Operasi dari Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan.
Penulis: Andreas Desca | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Underpass YIA di Kapanewon Temon, Kulon Progo, resmi dibuka untuk uji coba, Jumat (24/1/2020).
Pembukaan underpass ini dilaksanakan oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VII Semarang, Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Bina Marga, Akhmad Cahyadi serta didampingi oleh Dinas Perhubungan DIY dan Kabupaten Kulon Progo, Ditlantas Polda DIY, Polresta Kulon Progo dan segenap Forkompinca Kapanewon Temon.
Pada kesempatan ini, Akhmad Cahyadi menyampaikan konstruksi underpass YIA ini adalah bagian lintas Pantai Selatan jawa (Pansela) kita.
"Seperti yang kita ketahui, Pansela ini membentang dari barat sampai ke timur, melalui lima Provinsi yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur yang mana jalur Pansela ini berada tepat di bawah Bandara Yogyakarta International Airport," paparnya.
• BREAKING NEWS : Warga Antusias Sambut Uji Coba Underpass YIA
Lanjutnya, berdasarkan kajian dan evaluasi bahwa jalur Pansela kita dulu berada di atas, karena persis berada di Bandara YIA maka jalan pansela ini kita bangun menjadi underpass.
"Konstruksi underpass YIA ini Kita laksanakan sedemikian rupa sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang Ada, dengan panjang 1.436 meter," paparnya.
Tambahnya, jalur ini memiliki lebar pada masing-masing lajur dengan ukuran 7,45 meter, sedangkan tingginya 5,1 meter.
"Kemudian ini juga dilengkapi fasilitas safety untuk masyarakat Kita. jadi Ada lampu flip flop, emergency exit sebanyak delapan buah, ada juga exhaust fan sebanyak 34 unit," tuturnya.
Namun yang lebih penting, tuturnya, Kita Berikan instruksi bagi keselamatan bagi masyarakat melalui speaker.
"Itu dalam tiga bahasa yakni Bahasa Jawa, Indonesia dan Inggris," katanya.
Dia pun meminta kepada masyarakat untuk menaati batas kecepatan yang ada yakni 40 kilometer per jam pada masa uji coba underpass YIA ini.
• 5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi
"Kita minta juga untuk tidak berhenti dalam underpass, tidak melakukan selfie dan membuang sampah, Kemudian lampu juga kita minta untuk dihidupkan," paparnya.
Dia juga menambahkan bahwa konstruksi underpass ini sudah mendapatkan sertifikat laik Operasi dari Komite Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan.
Selain itu dia menyampaikan juga bahwa hingga nanti diresmikan pada Maret 2020 yang rencananya akan dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia, akan terus dilakukan evaluasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/underpass-yia-resmi-dibuka-untuk-uji-coba-bagi-masyarakat-umum.jpg)