Sleman

Harda Kiswaya Fokus Ikuti Seleksi Sekda Sleman

Sebelumnya, nama Harda sempat digadang-gadang akan maju pada Pilkada Sleman 2020 sebagai calon Bupati.

Harda Kiswaya Fokus Ikuti Seleksi Sekda Sleman
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Harda Kiswaya 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Harda Kiswaya fokus jalani tahapan seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman.

Sebelumnya, nama Harda sempat digadang-gadang akan maju pada Pilkada Sleman 2020 sebagai calon Bupati.

Terkait hal tersebut, Harda saat diwawancarai Senin (20/1)  menjelaskan bahwa dirinya belum pernah mendaftarkan diri sebagai calon Bupati dari salah satu Partai Politik (Parpol).

Ia pun menepis kabar terkait mundurnya dari pendaftaran bakal Calon bupati dari PDI Perjuangan.

"Mundur dari mana? Nggak daftar kok mundur," ucapnya.

Harda Kiswaya Ambil Formulir Calon Bupati Lewat DPC PDI-P Sleman

Namun Harda tidak memungkiri bahwa sejumlah partai politik meminta dirinya untuk mendaftar dan bersaing dalam Pilkada 2020 Sleman.

Namun Harda bersitegas agar Parpol menghormati statusnya yang kini sebagai ASN.

Menurutnya, sebagai ASN, karir tertinggi saat ini adalah mampu meraih jabatan Sekda.

"Dengan menjabat Sekda, maka bisa membantu Bupati menjalankan tugasnya dan mampu menuangkan ide untuk memajukan rakyat Sleman," ungkapnya.

Sedangkan terkait dengan PDI Perjuangan yang mencalonkan dirinya sebagai Sleman 1, Harda mengaku tidak tahu menahu dan enggan mengomentarinya.

Saat ini, Harda hanya akan fokus menunjukkan kinerja terbaiknya agar mendapatkan penilaian yang baik dari tim panitia seleksi dan Bupati Sleman.

Seleksi Sekda Sleman Ditunda Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Salah satunya dengan menyerahkan laporan keuangan 2019 ke BPK sebagai bentuk tanggungjawab atas jabatan yang dipegangnya saat ini.

Adapun dalam seleksi Sekda kali ini, tercatat, ada lima orang ASN di Pemkab Sleman yang menjadi calon kuatnya.

Selain Harda, empat nama lainnya adalah Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sleman Agung Armawanto, Inspektur Inspektorat Sleman Hery Dwikuryanto, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Hery Sutopo, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sleman Kunto Riyadi.(TRIBUNJOGJA.COM)
 

Penulis: Santo Ari
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved