Bantul

Muatan Konten Baliho BKAD Bantul Dipertanyakan, Legislatif Cium Aroma Kampanye Terselubung

Muatan Konten dan Izin Baliho BKAD Bantul Dipertanyakan, Legislatif Cium Aroma Kampanye Terselubung

Muatan Konten Baliho BKAD Bantul Dipertanyakan, Legislatif Cium Aroma Kampanye Terselubung
Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin
Salah satu gambar Baliho milik BKAD Bantul yang dipertanyakan oleh Legislatif. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bantul, Agus Salim mempertanyakan terkait izin dan muatan konten baliho milik Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul yang belakangan marak terpasang di sepanjang jalan di Bumi Projotamansari.

Menurutnya, muatan konten yang ada didalam Baliho tersebut menampilkan pesan yang tidak jelas sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.

Apalagi sekarang menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2020. Pasalnya, baliho tersebut hanya menampilkan sosok Bupati Bantul Suharsono. Tanpa disertai dengan wakilnya, Abdul Halim Muslih.

"Kalau mau dipasang seharusnya Bupati dan Wakil Bupati sama, berdampingan, sehingga pesannya itu jelas," kata Agus Salim, Rabu (15/1/2020)

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu menduga ada agenda tertentu di balik pemasangan Baliho tersebut.

Apalagi jumlah yang dipasang cukup banyak, sementara pesan yang disampaikan menurutnya tidak jelas. Malah seakan beraroma kampanye untuk memuluskan langkah Bupati Suharnono yang tidak lain merupakan bakal calon incumbent.

Bentuk PPK Independen, KPU Bantul Buka Tanggapan Masyarakat

Polres Bantul Gandeng Kodim Untuk Cegah Klitih

Selain muatan konten, Agus juga mempertanyakan mengenai perizinan. Bukan tanpa alasan Agus mempertanyakan izin baliho tersebut.

Pihaknya mengaku sempat memantau di salah satu titik yakni di daerah Cepit, Kecamatan Sewon.

Menurutnya Baliho yang berdiri di Jalan Bantul itu tanpa dilengkapi dengan sticker perizinan.

"Kalau Perda sudah selesai, kami di komisi A mendorong Satpol-PP untuk mendata ulang dan membersihkan. Sebelum Pilkada terselenggara, spanduk yang tidak berizin segera dibersihkan sesuai dengan Perda yang ada," kata dia.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved