Kesehatan
Waspada, Paparan Sinar UV Bisa Memicu Kanker Kulit
Menurut Pras, berdasarkan informasi yang dia peroleh, KSB saat ini menduduki peringkat pertama jenis kanker kulit terbanyak yang dialami orang-orang d
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Ada beberapa hal yang perlu dicermati dari paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan oleh matahari.
Di mana, satu sisi sinar UV memiliki efek yang menguntungkan bagi kesehatan, namun di sisi lain dapat merugikan terutama pada kulit.
• Hindari 4 Makanan Ini, Seorang Ibu Berhasil Turunkan Berat Badan 68 Kg
Bahaya sinar UV Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Dr. Moewardi Surakarta, Dr. dr. Prasetyadi Mawardi, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV, menerangkan pesatnya kemajuan teknologi di bidang kedokteran menunjukkan bahwa sinar UV terbukti berkontribusi signifikan terhadap timbulnya sejumlah masalah.
Beberapa di antaranya yakni:
Kerusakan kulit sebagai akibat dari terjadinya supresi imun (depresi dan penurunan fungsi kekebalan tubuh) yang disebabkan oleh UV
Pembentukan kanker (karsinogenesis) Kerusakan pada lapisan kulit, terutama berkaitan dengan penurunan fungsi kolagen yang berujung dengan tampaknya bercak-bercak berwarna gelap (photodamage)
Penuaan dini akibat sering terpapar sinar matahari (photoaging)
Dokter yang akrab disapa Pras itu menjelaskan efek paparan sinar UV ini dapat timbul secara tiba-tiba, sementara, atau berkembang dalam waktu yang lama hingga menahun.
• 4 Makanan Lezat Ini, Dapat Mempercepat Proses Penuaan Pada Kulit
Hal tersebut tergantung dengan kuatnya paparan sinar UV dan kondisi masing-masing individu.
Tren tanning Pras mengungkapkan risiko kesehatan itu kini rawan terjadi pada kalangan muda yang gemar menjajal tanning.
Tanning dapat diartikan sebagai upaya mengubah atau meratakan warna kulit dengan paparan sinar UV yang disengaja.
Staf Pengajar FK Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo itu berpendapat praktik tanning kini telah menjadi tren atau jamak dilakukan oleh masyarakat terutama anak muda berkulit putih terang.
Mereka bahkan tidak ragu menggunakan sinar UV buatan.
Pras menyebut kemajuan teknologi fotobiologi saat ini memungkinkan banyak pihak menyediakan alat yang bisa memancarkan sinar UV buatan.
• 4 Manfaat Jeruk Nipis untuk Perawatan Kulit Alami
Anggota Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia itu mewanti-wanti, apabila tanning dilakukan secara sembarangan, bisa saja menyebabkan kulit terbakar atau dikenal juga dengan nama sunburn.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kanker-kulit_20180305_114141.jpg)