Yogyakarta
Underpass Kentungan Ditargetkan Bisa Digunakan pada 15 Februari 2020
Dinas Perhubungan (Dishub) DIY menargetkan 15 Februari nanti underpass tersebut sudah dapat difungsikan.
Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Underpass Kentungan yang dijadwalkan selesai pada akhir tahun 2019 hingga kini masih belum selesai pengerjaan.
Harapannya, underpass tersebut dapat digunakan dalam waktu dekat, karena saat ini sudah dalam tahap pembersihan material dan pemasangan komponen pendukung lainnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Sigit Sapto Raharjo saat dikonfirmasi Minggu (12/1/2020) mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 15 Februari nanti underpass tersebut sudah dapat difungsikan.
Ia menjelaskan bahwa pihak provinsi dan Satker PJN telah melakukan rapat koordinasi beberapa waktu lalu.
• Proyek Molor dan Bikin Macet, Underpass Kentungan Diharapkan Selesai di Triwulan Pertama 2020
Dari hasil koordinasi tersebut, satker diminta untuk segera menyelesaikan pengerjaan underpass Kentungan.
"Maksimal 15 Februari bisa operasional. Tapi dari pihak PJN akan mencoba lebih cepat, tidak sampai 15 Februari," bebernya.
Ia mengungkapkan bahwa pekerjaan yang dilakukan saat ini adalah membersihkan sisa material pembangunan underpass dan beberapa pembenahan lainnya.
Sedangkan secara umum underpass tersebut sudah bisa dilewati kendaraan.
• Kamu Wajib Coba! Tiga Tips Super Gampang Membuat Lipstick Tahan Lama
"Kalau dilewati sudah bisa, tapi kan masih ada proses bersih-bersih dan pembenahan yang lainnya juga perlu, untuk safety," ungkapnya.
Untuk menjamin keamanan berkendara, langkah yang dilakukan adalah dengan memasang rambu-rambu dan penerangan jalan.
Saat ini tengah dilakukan perbaikan instalasi penerangan di samping kanan kiri underpass karena beberapa waktu lalu sempat terjadi korsleting.
"Rambu sudah ada, lampu kami lakukan pembenahan sedikit, nanti juga akan kami pasang warning light juga," terangnya.
• Komisi V DPR RI Pastikan Proyek Underpass Kentungan Aman
Sedangkan terkait manajemen rekayasa lalu lintas, hal itu tidak banyak yang berubah.
Pihaknya pun akan menugaskan petugas untuk berjaga saat underpass sudah mulai beroperasi pertama kali.
Adapun pembangunan fisik underpass Kentungan dengan total panjang 900 meter di mana memiliki konstruksi terowongan sepanjang 224 meter.
Underpass yang pengerjaannya sudah berlangsung sejak Januari 2019 dengan total anggaran Rp 101,6 miliar ini bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang melintas di Jalan kaliurang dan ringroad utara. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/komisi-c-tinjau-proyek-underpass-kentungan-pasca-insiden.jpg)